Jumat, 09 September 2016

JUROL TUGAS (1)

Diposting oleh Syahrima di 04.05
Nama saya Syahrima, orang-orang memanggil saya Rima. Anak ke-3 dari 3 bersaudara, saya seorang mahasiswi aktif di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur. Lahir di Jakarta pada tanggal 24 November 1996. Saya adalah salah satu orang yang dapat memanage waktu dengan baik, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, mampu bekerja dengan tim dan selalu mendengarkan saran ataupun kritik dari orang lain. Namun terlepas dari itu semua, kekurangan yang saya miliki adalah saya cepat lupa dengan apa yang akan saya lakukan, maka dari itu saya selalu membiasakan mencatat segala kegiatan ataupun hal penting yang harus diingat. Berasal dari darah Minang yang kental dari kedua orang tua saya membuat saya terkadang dikenal sebagai orang yang tempramental, namun bagi saya suasana dan waktu yang tepat juga dapat mempengaruhi perubahan emosi seseorang, tidak hanya saya. Sejak di bangku sekolah dasar saya sudah menyukai dunia “kerja tim”, entah itu kelompok belajar ataupun aktif di sebuah ekstrakurikuler maupun organisasi. Berawal dari masa putih abu, saya mencoba bergabung dalam OSIS, hingga akhirnya di akhir masa putih-merah saya menjadi Koordinator Divisi Sastra dan Budaya, berbicara tentang sastra, saya juga gemar menulis, namun sedikit lemah di membaca. Jika ada yang bertanya, “Apa hobi mu?” jawaban saya adalah, “Menulis”. Sedikit kilas balik ke bangku Sekolah Dasar, saya juga aktif di salah satu ekstrakurikuler jurnalistik, menjadi seorang pimpinan redaksi di mading sekolah menurut saya menjadi awal mula saya mengenal lebih dalam apa itu jurnalistik, seiring berjalan nya waktu saya makin menyukai dunia menulis, dalam fiksi khususnya. Lalu semasa putih abu saya kembali dikenalkan dengan dunia yang sama, namun sedikit berbeda. Sinematografi membuat saya merasa lebih terjun dalam menulis, scriptwriter yang saya pilih kurang lebih 3 tahun menemani masa putih abu di SMA, walaupun sebenarnya semenjak di sekolah dasar saya sudah memulai menulis alur cerita pendek yang akhirnya di terbitkan disalah satu majalah anak pada masanya. Sinematografi juga yang mengajarkan saya mengenai broadcast. Deadline yang Mas Budi selalu katakan di kelas jurnalistik online mengingatkan saya pada masa SMA, sepertinya sudah menjadi makanan pokok saya setiap hari. Menyenangkan memang berada di dunia Broadcast Journalism, itulah yang membuat saya memilih menjadi salah satu mahasiswi di Universitas Budi Luhur dan mengambil konsentrasi Broadcast Journalism. Perkuliahan kini sudah menjadi babak baru bagi saya, sudah lebih dari 2 tahun saya menjadi mahasiswi FIKOM UBL. Saya bukan lagi siswa, saya adalah mahasiswa. Tanggung jawab saya semakin besar, untuk Tuhan YME, diri pribadi, orang tua, dan terlebih tanggung jawab terhadap orang banyak. Saya merasa harus menjadi seseorang yang mampu bermanfaat bagi orang lain, tidak hanya menutup diri sendiri, aktif bersosialisasi menurut saya sangat penting disini. Memberanikan diri bergabung dengan organisasi mahasiswa adalah salah satu goals saya ketika sudah menjadi seorang mahasiswi, hingga akhirnya di masa kepengurusan saya dipercayakan untuk menjadi seorang pemimpin untuk teman-teman saya di BEM FIKOM UBL. Semua orang itu pada dasanya adalah pemimpin, setidaknya memimpin dirinya sendiri agar siap untuk dipimpin. Lewat sini sepertinya menjadi jembatan saya agar dapat bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Semoga cerita saya yang singkat ini dapat bermanfaat bagi yang kalian yang membaca. Salam hormat, Syahrima.

0 komentar:

Posting Komentar

Jumat, 09 September 2016

JUROL TUGAS (1)

Nama saya Syahrima, orang-orang memanggil saya Rima. Anak ke-3 dari 3 bersaudara, saya seorang mahasiswi aktif di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur. Lahir di Jakarta pada tanggal 24 November 1996. Saya adalah salah satu orang yang dapat memanage waktu dengan baik, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, mampu bekerja dengan tim dan selalu mendengarkan saran ataupun kritik dari orang lain. Namun terlepas dari itu semua, kekurangan yang saya miliki adalah saya cepat lupa dengan apa yang akan saya lakukan, maka dari itu saya selalu membiasakan mencatat segala kegiatan ataupun hal penting yang harus diingat. Berasal dari darah Minang yang kental dari kedua orang tua saya membuat saya terkadang dikenal sebagai orang yang tempramental, namun bagi saya suasana dan waktu yang tepat juga dapat mempengaruhi perubahan emosi seseorang, tidak hanya saya. Sejak di bangku sekolah dasar saya sudah menyukai dunia “kerja tim”, entah itu kelompok belajar ataupun aktif di sebuah ekstrakurikuler maupun organisasi. Berawal dari masa putih abu, saya mencoba bergabung dalam OSIS, hingga akhirnya di akhir masa putih-merah saya menjadi Koordinator Divisi Sastra dan Budaya, berbicara tentang sastra, saya juga gemar menulis, namun sedikit lemah di membaca. Jika ada yang bertanya, “Apa hobi mu?” jawaban saya adalah, “Menulis”. Sedikit kilas balik ke bangku Sekolah Dasar, saya juga aktif di salah satu ekstrakurikuler jurnalistik, menjadi seorang pimpinan redaksi di mading sekolah menurut saya menjadi awal mula saya mengenal lebih dalam apa itu jurnalistik, seiring berjalan nya waktu saya makin menyukai dunia menulis, dalam fiksi khususnya. Lalu semasa putih abu saya kembali dikenalkan dengan dunia yang sama, namun sedikit berbeda. Sinematografi membuat saya merasa lebih terjun dalam menulis, scriptwriter yang saya pilih kurang lebih 3 tahun menemani masa putih abu di SMA, walaupun sebenarnya semenjak di sekolah dasar saya sudah memulai menulis alur cerita pendek yang akhirnya di terbitkan disalah satu majalah anak pada masanya. Sinematografi juga yang mengajarkan saya mengenai broadcast. Deadline yang Mas Budi selalu katakan di kelas jurnalistik online mengingatkan saya pada masa SMA, sepertinya sudah menjadi makanan pokok saya setiap hari. Menyenangkan memang berada di dunia Broadcast Journalism, itulah yang membuat saya memilih menjadi salah satu mahasiswi di Universitas Budi Luhur dan mengambil konsentrasi Broadcast Journalism. Perkuliahan kini sudah menjadi babak baru bagi saya, sudah lebih dari 2 tahun saya menjadi mahasiswi FIKOM UBL. Saya bukan lagi siswa, saya adalah mahasiswa. Tanggung jawab saya semakin besar, untuk Tuhan YME, diri pribadi, orang tua, dan terlebih tanggung jawab terhadap orang banyak. Saya merasa harus menjadi seseorang yang mampu bermanfaat bagi orang lain, tidak hanya menutup diri sendiri, aktif bersosialisasi menurut saya sangat penting disini. Memberanikan diri bergabung dengan organisasi mahasiswa adalah salah satu goals saya ketika sudah menjadi seorang mahasiswi, hingga akhirnya di masa kepengurusan saya dipercayakan untuk menjadi seorang pemimpin untuk teman-teman saya di BEM FIKOM UBL. Semua orang itu pada dasanya adalah pemimpin, setidaknya memimpin dirinya sendiri agar siap untuk dipimpin. Lewat sini sepertinya menjadi jembatan saya agar dapat bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Semoga cerita saya yang singkat ini dapat bermanfaat bagi yang kalian yang membaca. Salam hormat, Syahrima.

0 komentar:

Posting Komentar

Syahrima. Diberdayakan oleh Blogger.
 

My Online Diary Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea