Kamis, 10 September 2015

Merangkul Dunia Bersama Mahasiswa Cerdas Berbudi Luhur

Diposting oleh Syahrima di 22.51 0 komentar
Sekedar mengingat bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman budaya, suku, ras, juga agama. Tidak dipungkiri juga Indonesia merupakan salah satu negara yang menjunjung tinggi nilai dan norma yang bermacam-macam. Keanekaragaman inilah yang membuat Indonesia harus memiliki budi pekerti yang dapat diwariskan kepada para generasi  penerus bangsa agar senantiasa mempunyai tata krama yang benar juga baik dalam menjalani kehidupan ini.
  Beberapa manusia masih ada yang beranggapan bahwa semua keinginan yang mereka inginkan adalah sebuah keperluan yang harus didapatkan, namun apakah Anda menyadari jika Tuhan Yang Maha Esa telah mencukupkan diri kita dengan sangat sempurna?  Manusia diciptakan dengan berbagai kepandaian dalam segala hal yang dilengkapi dengan keahlian sikap berbudi luhur yang telah diajarkan oleh kedua orang tua semenjak manusia tersebut dilahirkan ke dunia.
  Perlu kita sadari, keberadaan di tengah berbagai macam jenis sifat dan sikap manusia harus mempunyai rasa toleransi yang tinggi dalam menghargai sebuah perbedaan, menghormati satu sama lain dan juga tidak lupa untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah kita miliki sekarang ini. Bahkan ketika kita mampu bersyukur, kita mampu merasakan suatu keberkahan hidup yang telah di titipkan oleh-Nya.
  Misalnya, ketika kita mendapatkan sebuah kebahagiaan lalu dapat membagi kebahagiaan itu kepada orang-orang di sekeliling, itu akan membuat mereka merasakan kebagiaan yang kita rasakan, juga ketika kita mengalami suatu kesulitan dan orang lain membantu kita, secara tidak langsung orang tersebut sudah mengingatkan kita bagaimana cara nya untuk saling peduli kepada sesama. Cara itulah yang dapat membuat kita menjadi pribadi yang cerdas berbudi luhur juga akan membuat kita bermanfaat bagi orang dan lingkungan di sekitar kita.

Mahasiswa Berbudi Luhur
  Tanpa disadari semakin besar ilmu yang kita miliki, semakin besar pula rintangan yang akan kita hadapi. Di lihat dari sudut pandang mahasiswa, tak sedikit tindakan dan kelakuan yang telah dilakukan tanpa kesadaran dengan keadaan sekitar. Memiliki kesadaran yang kuat dengan keadaan sekitar adalah sebuah sikap yang harus dilakukan dengan sebuah keikhlasan. Sebagai mahasiswa, hendaknya memiliki kemampuan yang cerdas berbudi luhur, rela memikirkan dan memahami dengan hati ikhlas dan terbuka untuk semua keadaan yang terjadi di sekitar kita.
  Mahasiswa yang cerdas berbudi luhur adalah mahasiswa yang memiliki pemikiran positif untuk dapat bermanfaat bagi lingkungannya, mereka mampu menjadi sebuah panutan untuk beberapa kerabat nya agar dapat ikut serta menjadi seseorang yang mempunyai sikap jujur, tanggung jawab, sabar dan selalu mensyukuri. Perlu kita pahami bahwa cerdas berbudi luhur tak melulu membicarakan tentang rasa rendah hati yang dikhususkan untuk diri sendiri, namun juga harus ditanamkan kepada diri sendiri dan orang sekitar. Melalui sebuah kerjasama dalam melakukan kegiatan dengan orang lain, dengan tujuan untuk mencapai sebuah tujuan juga mampu dilakukan untuk menjadi seorang mahasiswa yang berbudi luhur.

Kini, Mahasiswa Adalah “Gambaran” Bangsa
  Di era globalisasi ini tak dipungkiri lagi bahwa banyak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada, bersamaan dengan ini nilai tata krama juga harus dibawa dimanapun mahasiswa berada, dimanapun ia berada jika dirinya memiliki nilai tata krama yang baik, maka ia akan dihargai oleh lingkungan sekitarnya. Sebagaimana kalimat yang dituturkan oleh Prof. Dr. Quraish Shihab, “Orang yang berkeperibadian tentu akan mengenal sifat dan nama-namanya sehingga ia menampilkan sifat-sifat baik dan berbudi luhur.”
  Kini, mahasiswa adalah “gambaran” bangsa, bagaimana tidak? Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Dan sebagai mahasiswa dapat dikatakan sebagai gambaran bangsa di masa depan, dengan berbekal akal cerdas juga sikap yang berbudi luhur, mahasiswa akan membuat sebuah perubahan yang berguna bagi bangsa. Cinta kasih yang telah dimiliki akan membuat kehidupan sederhana menjadi sebuah berkah yang luar biasa.

Kebahagiaan Terbesar Adalah Berkah Rasa Syukur
  Sebuah rasa sabar mensyukuri yang dimiliki oleh manusia adalah salah satu kunci mendapatkan sebuah kebahagiaan. Menurut Kahlil Gibran dalam sebuah puisi yang pernah ditulisnya, “Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan.” ini menjelaskan bahwa sesungguhnya setiap manusia sudah diberikan sebuah kebahagiaan, tergantung orang tersebut mampu mensyukuri sebuah kebahagiaan itu seperti apa.
  Berbagai sikap yang dimiliki oleh seorang mahasiswa yang cerdas berbudi luhur adalah bagaimana ia mampu bersyukur dengan segala berkah yang ia dapatkan, sifat pribadi yang dapat memposisikan sama antara dirinya dengan orang lain, merasa tidak pintar, baik, dan mahir di segala bidang dan juga dapat menghargai orang lain dengan tulus adalah cara bagaimana kita mampu bersyukur dengan apa yang telah diraih selama ini.

Tanggung Jawab Meraih Mimpi
  Sebagai mahasiswa yang memiliki kecerdasan yang begitu penuh dengan ilmu pengetahuan, alangkah lebih baiknya untuk selalu mempunyai sikap bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan, seperti yang diketahui bahwa setiap perbuatan akan diminta pertanggung jawabannya. Tanggung jawab merupakan kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
  Tanggung jawab sangat diperlukan untuk seorang mahasiswa dalam meraih sebuah mimpi yang dicita-cita kan, sebuah tanggung jawab juga berarti sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Sebuah contoh kecil sikap bertanggung jawab dapat dilihat dari sebuah usaha sungguh-sungguh yang dilakukan oleh mahasiswa ketika sedang mengerjakan tugasnya, mahasiswa yang bertanggung jawab akan menyelesaikan tugas nya hingga selesai dengan kesabaran dan kejujuran. Untuk itulah seorang mahasiswa harus melakukan segala kegiatan dengan sikap yang bertanggung jawab.

Toleransi Memenuhi Kompetensi
  Mengingat sangat berpengaruhnya sebuah kompetensi dalam ruang lingkup mahasiswa, juga tidak diragukan lagi bila seorang mahasiswa yang cerdas berbudi luhur seharusnya mampu memahami dan memiliki sikap toleransi. Semua mahasiswa pada dasar nya sudah memiliki kompetensi dalam dirinya, tentunya jika kompetensi itu dapat diasah dengan baik akan menghasilkan hal yang baik pula.
  Toleransi merupakan suatu sikap seseorang menerima pihak lain dan menghargai perbedaan atau tindakan orang lain. Toleransi dalam melakukan segala tugas yang dilakukan oleh mahasiswa cerdas berbudi luhur juga sangat bermanfaat untuk setiap pekerjaan yang dilakukannnya. Salah satu contohnya yaitu ketika seorang mahasiswa mampu menghargai sebuah pendapat yang diberikan oleh temannya ketika mengerjakan sebuah tugas bersama, sikap toleransi ini mampu membuat tugas yang dirasakan berat menjadi ringan jika dilakukan dengan ikhlas, dan pada akhirnya sebuah berkah pula yang dapat dirasakan ketika tugas itu selesai dengan cara toleransi yang baik.

Sopan Santun Berbudi Luhur
  Berada diantara berbagai jenis pemikiran manusia yang berbeda membuat para mahasiswa diharuskan mampu menjunjung tinggi sikap santun dalam berbicara dan berlaku sopan kepada semua orang. Menurut Syarah Sahani, salah satu mahasiswi Universitas Budi Luhur, “Mahasiswa yang baik itu bukan hanya mahasiswa yang pintar secara akademis nya saja, melainkan kepintaran nya itu harus diimbangi dengan sikap sopan santun, tata krama, dan juga agama kita.”
  Sebuah sikap dan tutur kata yang dilakukan oleh seorang mahasiswa adalah cerminan diri nya sendiri, jika mahasiswa pada era globalisasi ini mampu menjadikan sopan santun menjadi sebuah “ciri” dalam hidup nya, maka mahasiswa tersebut akan menjadi seseorang yang tergolong memiliki sifat berbudi luhur.

Merangkul Dunia Bersama Mahasiswa Cerdas Berbudi Luhur
  Banyak cara yang mampu dilakukan oleh mahasiswa agar mereka dapat memberikan perubahan untuk lingkungan sekelilinganya dan juga untuk dunia. Pada dasarnya mahasiswa dijadikan menjadi seseorang yang setingkat lebih “Maha” diantara pelajar-pelajar lainnya, mengapa dikatakan seperti itu? Karena mahasiswa adalah sebuah tingkatan pelajar yang memiliki cara pandangan yang telah berbeda dengan siswa sekolah, mahasiswa juga dikatakan sebagai siswa yang sudah mampu memikul peranan yang lebih besar dari siswa sekolah. Mahasiswa Indonesia dirasa mampu merangkul dunia dengan sifat dan sikap cerdas berbudi luhur yang harus mereka miliki. Berikut beberapa caranya:
  1. Berani peduli dengan keadaan sekitar
  Belajar dari setangkai tanaman putri malu, ketika ia angin berhembus putri malu tanpa sadar menutup bagian daun nya, dan ketika ada yang memegang nya ia secara otomatis juga akan menutup bagian daun nya pula. Sama seperti manusia, ketika ia dihadapkan dengan situasi apapun, alangkah lebih baiknya jika mereka dapat langsung bergerak untuk peduli dengan hal tersebut.
2. Tidak malu untuk bertanya
  Menjadi seorang mahasiswa tentunya perlu memiliki wawasan yang luas, untuk itu jangan pernah malu untuk bertanya, pada dasarnya seorang yang sukses adalah orang yang memiliki segudang pertanyaan, dan seorang yang kreatif adalah mereka yang mampu memecahkan segudang tanda tanya tersebut. Mahasiswa cerdas berbudi luhur juga harus cerdas dalam segala pertanyaan yang diutarakan, dan memiliki pemikiran kritis untuk memecahkan sebuah pertanyaan.
3. Menanamkan budi pekerti yang baik bagi generasi penerus
  Tak hanya diri sendiri yang harus memiliki budi pekerti yang baik, namun generasi selanjutnya pun juga harus ditanamkan rasa peduli dengan sesama, tidak egois yang hanya memikirkan diri sendiri, dan selalu berperilaku baik yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitarnya. Mahasiswa cerdas berbudi luhur yang mampu merangkul dunia adalah seorang mahasiswa yang selalu berbagi hal-hal positif kepada dunia sekitarnya.

Waktunya Merangkul Dunia Bersama Mahasiswa Cerdas Berbudi Luhur
  Uraian sederhana di atas mungkin terbilang masih kurang dari kata “sempurna” dalam memaparkan segala hal yang berkaitan dengan aksi berbudi luhur. Namun, langkah kecil itu dirasa mampu membuat para pembaca dan khususnya mahasiswa lain menjadi terdorong untuk selalu berusaha memberikan sikap positif yang mereka miliki.


  Kini, waktunya mahasiswa bergerak untuk merangkul dunia dengan segala aksi positif yang mereka miliki, dengan hal tersebut mereka akan merasakan sebuah berkah dari sikap-sikap positif yang dilakukannya. Mari kita jaga sikap cerdas berbudi luhur yang merupakan langkah besar untuk merangkul dunia menjadi lebih baik lagi. Agar mahasiswa cerdas berbudi luhur mampu menjadi penerus bangsa yang membanggakan Indonesia.

Kamis, 13 Agustus 2015

Lomba Call For Paper "METAMORFOSA"

Diposting oleh Syahrima di 01.23 0 komentar

Call For Paper : Pariwisata, Budaya dan Identitas Bangsa
Sub Tema
Pariwisata, Budaya, dan Identitas Bangsa, ditentukan sub tema berikut :
– Ekonomi Pariwisata
– Pariwisata dan Agama
– Komunikasi dan Pariwisata
– Pariwisata dan Teknologi
– Industri Kreatif Pariwisata
– Pariwisata dan Kebijakan Pemerintah
– Pariwisata dan Masyarakat Ekonomi ASEAN
Syarat dan ketentuan Call For Paper
Peserta merupakan mahasiswa aktif jenjang S1 dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Bersedia memenuhi ketentuan yang telah ditentukan panitia. (individual/tim maksimal 3 orang).
Kriteria Paper yang Diterima
  1. Paper harus sesuai dengan tema atau subtema. dan merupakan karya orisinil yang belum pernah dipublikasikan atau sedang dalam pertimbangan untuk dipublikasikan di tempat lain.
  2. Paper menggunakan bahasa akademik atau paper ilmiah.
  3. Pada bab analisis dan implikasi kebijakan sepatutnya lebih banyak pembahasannya dibandingkan bab pendukung seperti literature review dan metode riset.
  4. Gaya penulisan termasuk judul juga menunjukkan bahwa paper menawarkan solusi dan bukan hanya berupa penerapan dari suatu teori.
  5. Pengiriman abstraksi pada tanggal 22 Juni- 31 Juli 2015 ,dikirimkan melalui e-mail: cfp@commdaysbudiluhur.com dan tidak dipungut biaya.
Ketentuan Penulisan Abstraksi
  1. Abstraksi Max 500 kata, format Ms. Word (*.doc), Paper Size A4, Font Times New Roman, Size 12pt, Line Spacing Single, Abstraksi dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
  2. Minimal memiliki ruang lingkup pembahasan, Latar belakang, dan Identifikasi masalah
  3. Abstraksi terpilih akan diumumkan pada tanggal 5 Agustus 2015, dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya dengan mengirimkan full paper.
Ketentuan Penulisan Full Paper
  1. Peserta terpilih selanjutnya dapat mengirimkan full paper dalam bentuk soft copy dengan ketentuan: minimal 10 halaman, format Ms.Word (*.doc), Paper Size A4, Font Times New Roman, Size 12pt, Line Spacing 1,5 after 6 pt (format terlampir).
  2. Pengiriman full paper dapat dilakukan mulai tanggal 7 Agustus – 5 Oktober 2015 melalui email : cfp@commdaysbudiluhur.com, dan dipresentasikan pada tanggal 19 Oktober 2015 mendatang.
  3. Bagi peserta yang telah dinyatakan lolos abstraksi dikenakan biaya Pendaftaran Rp. 250.000,-/ orang / tim (Dalam kota dan Luar Kota) termasuk Prosiding, Sertifikat, Seminar Nasional dan Seminar Kit. (Panitia menyediakan penginapan dengan biaya Rp. 425.000,-/orang untuk dua hari bagi peserta yang ingin menginap di Jakarta, termasuk biaya konsumsi 6 kali, dan transportasi)
  4. Pembayaran dapat dilakukan mulai tanggal 7 Agustus – 5 Oktober 2015 melalui: * Transfer: Bank Mandiri, No. Rekening: 900-00-1788203-7 atas nama Gian Tiararoswati, bukti transfer dikirim ke: cfp@commdaysbudiluhur.com, atau dapat langsung dibayarkan di: * Sekretariat BEM Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur, Student Centre lantai 1, Kampus Budi Luhur Jl. Raya Ciledug, Petukangan Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Info Lebih Lanjut
Contact Person CFP:
– Sdr. Alfed – 085781430195
– Sdr. Nikko – 087876988767
Sekretariat: Student Centre, Lt. 1, Kampus Universitas Budi Luhur – Jakarta Jl. Ciledug Raya, Petukangan Utara, Jakarta Selatan 12260
Twitter : @CommDays
Facebook : http://www.facebook.com/commdays.ubl
Instagram : commdaysubl
Website : http://www.kmikubl.com
Hadiah:
Juara 1: Rp. 2.000.000,-
Juara 2: Rp. 1.500.000,-
Juara 3: Rp. 1.000.000,-           

Jumat, 31 Juli 2015

Seribu Burung Kertas

Diposting oleh Syahrima di 03.06 1 komentar
Tak terasa genap sudah seribu kertas warna-warni yang telah ku bentuk menjadi seribu burung yang kelak akan mengepakan sayapnya dan berterbangan membawa berjuta mimpi dalam angan. Aku cukup terkesan dengan mereka yang tak pernah lelah mendampingi ku ketika jemari ini melekuk-lekukan kertas warna-warni itu, terutama kamu.

Dengan sabar ku lekuk satu per satu kertas persegi itu, dengan sangat lembut ku jadikan secarik kertas itu menjadi seekor burung pelangi, bahkan jemari ini tak kuasa berhenti untuk sekedar beristirahat dalam lelahnya. Sayang, seribu burung kertas ini ku persembahkan untukmu.

Malam makin larut saat mata ku semakin tersudut dalam lamun panjang bersama beberapa burung yang telah ku selesaikan, ku panjatkan doa sejenak di satu persatu burung yang ku simpan di sebuah kotak abu, bukan doa untukmu,maaf. Namun doa untuk kita.

Denting gerimis mulai menemani malam ku, secangkir susu coklat pun menjadi saksi, kali ini bukan secangkir kopi yang biasa kau cicipi, maaf. Aku tak menyukai kopi seperti mu, aku juga bukan penikmat ampas kopi yang kau seruput diakhir kenikmatan sebuah kopi sepertimu.

Seribu burung kertas ini kian lama kian bertambah, ku hitung satu per satu burung kertas yang ada di dalam kotak yang ku simpan rapi di lemari hijau ku. Oh sayang, ketahuilah didalam lekukan burung kertas ini tersimpan banyak doa kecil yang ku goreskan melalui tinta biru ku.

Semoga seribu burung kertas ini mampu mewakili berbagai doa dan harapan yang ku gantungkan tinggi diangkasa untuk ayah dan ibu ku, untuk keluarga ku, untuk sahabatku, untuk hidupku, dan untuk hidupmu, juga hidup kita.

Salam seribu angan,
Aku yang mengagumi mu.

Minggu, 28 Juni 2015

Rintih abu di antara kabut kelabu

Diposting oleh Syahrima di 09.46 0 komentar
Kau tahu kini semua membisu
Membelenggu pada sebuah kain biru
Mungkin biru kini tak mampu lagi merayu
Atau sekedar menggebu diantara kelabu?

Wahai angin kau mampu membawa semua asa
Menembus dan membelah angkasa
Namun kini abu semakin menghilangkan rasa
Tanpa kata kau tak lagi membawa ku berdansa

Hingar- bingar ini seakan mengajak ku berlari
Menyelinap dalam kabut yang kau cari-cari
Ah, semua hanya membawa perih
Dalam sunyi ini aku merintih

*Sy.r

Senin, 04 Mei 2015

Berkata Tanpa Bicara

Diposting oleh Syahrima di 18.58 0 komentar
Mungkin kebanyakan orang masih belum terlalu tahu tentang "Screenwriter", baik dalam teknik penulisan nya ataupun tentang profesi itu sendiri, dan kebanyakan orang masih sering bertanya-tanya "Apa sih untung nya dari menulis?".

Well.. Menulis itu memang gampang, namun gak semua orang bisa menuangkan apa yang ada di pemikirannya lewat sebuah tulisan. Dan gue akuin semua orang juga pasti bisa nulis, yang jadi pertanyaan.. "Apakah tulisan lo itu bisa berguna buat sekeliling lo?"



Nah.. kali ini gue mau sedikit berbagi tentang beberapa pekerjaan yang berhubungan dengan "Menulis"

Writer. Alias Penulis. tentu sudah banyak masyarakat awam yang mengetahui soal pekerjaan ini. ya.. tugasnya adalah penulis. biasanya dia adalah penulis individual yang bekerja sendiri dan tidak bekerja dalam tim serta berhubungan langsung dengan klien yang menyewa jasanya (penerbitan, Production House, stasiun TV atau agency).
Istilahnya juga banyak ada Screenwriter (penulis skenario TV/film), Scriptwriter (Penulis skenario TV/Film/Teater), Copywriter (Sebutan untuk penulis naskah Radio, Iklan, atau text)
(Btw, ini salah satu pekerjaan gue yang berasal dari "Hobi" lho.. ya terlepas dari pekerjaan,Hobi yang tersalurkan itu adalah pekerjaan yang paling nyaman untuk gue..)

Co-Writer. Alias asisten penulis. orang ini biasanya bergabung pada sebuah tim penulis yang di kepalai oleh seorang Head-Writer.

Head-Writer. Biasanya dia mengepalai sebuah tim penulis dan bertanggungjawab penuh atas hasil tulisan tim tersebut. orang ini biasanya berhubungan langsung dengan klien yang menyewa jasanya dan timnya.

Ghost-Writer. Bukan Hantu penulis yaaaa.. tapi ini adalah penulis bayangan. Kenapa seperti itu? Ya karena orang ini di sewa keterampilan menulisnya, dengan perjanjian bahwa nama si penulis ini tidak di publikasikan atau si penulis tidak berhak mengakui karya itu sebagai karyanya.
Kalau mau contoh mudah, tahun ini sempat ramai diberitakan soal seorang penulis yang mengaku karyanya di bajak oleh seorang penulis/wartawan sebuah media ternama. Sebenarnya diperjanjian awal, penulis ini sudah setuju menjadi ghost-writer. tapi belakangan.. karena permintaan ibunya, berubah pikiran deh ..

Editor/Script-Editor. Orang ini bukanlah penulis. tapi dia adalah editor dari sebuah karya yang sudah di buat oleh penulis. Fungsi Editor ini adalah untuk membaca, menelaah, dan memastikan bahwa karya dari si penulis ini memang layak untuk di produksi / di cetak dan pastinya di lempar ke pasaran..

Ngomong-ngomong tentang editor, editor ini bukan tugas yang gampang. Dan gue-pun kadang "angkat tangan" kalau beberapa teman gue minta tolong ke gue untuk jadi Script-Editor. Tugas dari editor ini tidaklah mudah. Dia tidak hanya sekedar membaca, Tapi kemudian dia juga harus bisa mendeteksi masalah, lalu memberikan solusi konkrit atas masalah tersebut.


"When I was really young I didn't know that there was such a thing as a screenwriter. I wrote stories." -John Sayles-

Kutipan kalimat itu yang belakangan ini sering gue baca, untuk gue sendiri menulis udah jadi bagian dari hidup gue (lebay nih tapi seriusan), terlepas dariitu semua, gue emang cinta pake banget sama semua yang berbau "tulisan". Gue mulai nulis itu semenjak gue masih pakai seragam putih merah, gue udah mulai nulis-nulis cerita kecil dan pada "Zaman"nya itu di publish di majalah B*O*BO. Berlanjut ke Putih Biru, gue dipilih menjadi ketua ekstrakurikuler jurnalistik, gue akuin disini kemampuan gue untuk menulis makin di asah lagi. Hingga akhirnya saat gue jadi siswi Putih Abu-abu, gue dipercayai menjadi seorang Screenwriter untuk ekstrakurikuler sinematografi, (INI AWAL MULA MINDSET GUE KEBUKA UNTUK MAKIN MAKIN MAKIN MAKIN CINTA SAMA DUNIA MENULIS) aduh apa sih gue...


"Write every day, line by line, page by page, hour by hour. Do this despite fear. For above all else, beyond imagination and skill, what the world asks of you is courage, courage to risk rejection, ridicule and failure. As you follow the quest for stories told with meaning and beauty, study thoughtfully but write boldly. Then, like the hero of the fable, your dance will dazzle the world." -Robert McKee


Kamis, 19 Maret 2015

[ Contoh Script Short Movie ]

Diposting oleh Syahrima di 08.12 0 komentar
FADE IN:
EXT. KAMPUS - MORNING
Seorang lelaki terlihat sedang berjalan menuju gerbang kampus, dengan setumpuk buku yang di genggam nya ia jalan terlihat sedikit tergesa-gesa
LELAKI
( sambil melihat jam tangan )
Aduh kesiangan deh nih gue, aaaa kelar deh nih udah telat banget
CUT TO:
Di waktu yang bersamaan terlihat seorang gadis yang sedang asyik dengan handphone nya, berjalan pelan seakan tak memperdulikan sekitarnya. langkah demi langkah ia telusuri dengan santai, hingga tiba-tiba seorang lelaki menabrak nya hingga buku yang di pegang lelaki tersebut jatuh berantakan
GADIS
Gimana sih jalannya?!!! Gak ngeliat gue ya sampedi tabrak kaya gini ih!
LELAKI
( merapikan buku )
Maaf maaf gue gak sengaja.. Gue buru-buru soalnya, maaf ya
Lelaki itu pergi meninggalkan si gadis, gadis yang di tabrak si lelaki pun tetap merasa kesal, dan akhirnya melanjutkan langkahnya ke kelas
DISSOLVE TO:
INT. KELAS - MORNING
Tiba dikelas, beberapa mahasiswa sudah menempati kursi yang sudah di sediakan, maklum hari ini adalah hari pertama memulai semester baru di perkuliahan. lelaki tersebut dengan gagah nya berjalan dan menempati kursi paling depan, tidak lama setelah itu si gadis yang di tabrak oleh lelaki di koridor tadipun juga memasuki kelas yang sama. Dengan wajah heran lelaki itupun memperhatikan gerak-gerik sang gadis.
GADIS
Eh... kampus seluas ini dan gue masih ketemu lo lagi??? ngapain lo disini? ngikutin gue?
LELAKI
Gue duluan kali ya yang disini, gak ada guna nya juga gue ngikutin lo

CUT TO:
INT. KELAS - MORNING
Proses belajar mengajar pun berlangsung dengan tenang, hari pertama menjadi mahasiswa mungkin menjadikan kelas ini teduh dan hening. hingga akhirnya jam pelajaran habis dan mahasiswa segera meninggalkan kelas.
CUT TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Di sudut kelas itu terlihat seorang lelaki sedang serius memandangi layar laptop yang ada di depan nya, kelas itu terlihat sangat sunyi.. Hingga akhir nya terdengar suara tawa yang makin lama terdengar lebih dekat
GADIS
Eh.. Masih ada orang ya.. Kelas udah selesai gini masih aja sok sibuk ngerjain tugas,beda ya anak pinter sih gitu..
GADIS II
Hus!! Kalo ngomong jangan gitu, tadi kan emang dapet tugas presentasi buat minggu depan
CUT TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Lelaki itu tetap fokus dengan tugasnya, sebenarnya ia mendengar percakapan antara gadis itu namun ia tetap tidak menggubrisnya. Kelas sunyi itu kini mulai tak nyaman, suara tawa canda beberapa gadis itu membuat risih si lelaki,hingga akhirnya si lelaki itupun memilih untuk meninggalkan kelas.
LELAKI
        Permisi..
(sambil sedikit membungkukan tubuhnya ketika melewati beberapa gadis itu )
GADIS
Jalanan luas kali mas, ga sopan banget ngelewewatin orang lagi ngobrol
LELAKI
( menoleh sinis )
GADIS
Dasar gak sopan, katanya pinter tapi gak ada sopan santun nya
LELAKI
Maaf ya mba, gue tadi udah bilang “permisi”, mungkin lo nya aja kali yang gak denger
( sambil melihat si gadis dengan tampang sinis )
CUT TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Gadis itu terlihat sangat kesal setelah mendengar ucapan yang terlontar dari mulut si lelaki, di waktu yang sama si lelaki itupun pergi meninggalkan kelas dan juga beberapa gadis yang ada di kelas tadi
LELAKI
Salah apa gue sama tuh cewek.. Setiap ketemu bikingue kesel mulu, ada aja salah gue kayaknya.Argh
DISSOLVE TO:
EXT. KAMPUS - AFTERNOON
Terlihat suasana kampus, mulai dari mahasiswa yang sedang berjalan di koridor, keadaan dilapangan,hingga canda tawa yang terdengar sesekali dari kantin
LELAKI II
Woi.. Sendirian mulu lu, sekalinya ada yang nemenin malah di temenin buku hahaha
Sapa seorang teman si lelaki di tengah-tengah langkah kaki nya

LELAKI
Hahaha rese lo.. Nanti juga ada yang nemenin... nanti kapan-kapan...
LELAKI II
Jangan lupa kita ada tugas presentasi nih, yang kelompok ituloh.. Gue sama lo bukan si?
LELAKI
Ohh.. Iya iya inget kok, iya lo sama gue sama anak-anak lain juga lumayan banyak sih ada 6 orang gitu
LELAKI II
Sip deh.. Kabarin gue aja ya, gue duluan nih mau ada kelas lagi
LELAKI
Okee gampang deh yaaa
DISSOLVE TO:
INT. RUMAH - AFTERNOON
Besok pagi adalah jadwal untuk presentasi. Terlihat si lelaki itu sedang membaca buku di kamarnya, dan sesekali mencatat hal-hal yang menurutnya penting di buku itu. Disisi lain, sang gadis angkuh itu sedang bersantai di kamar nya dengan handphone di tangan nya dan secangkir teh hangat yang menemani.
CUT TO:
INT. RUMAH - EVENING
Camera Pan Left. Lelaki itu sedang belajar bahan presentasi untuk besok.
INT. RUMAH - EVENING
Di tempat yang berbeda, si gadis hanya membaca materi sekilas untuk presentasi.
DISSOLVE TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Presentasi berlangsung, si lelaki itu merasa tidak maksimal mempresentasikan materi nya, karena ada beberapa materi yang mendadak tak diingatolehnya. Sedangkan si gadis yang dari kemarin tidak mempersiapkan apapun, merasa puas dengan apa yang sudah ia presentasikan.
GADIS
Halo mas jenius.. Kok bisa lupa gitu sih materinya? hahahaha 
( tertawa dingin )
LELAKI
(pergi meninggalkan gadis itu)
DISSOLVE TO:
EXT. KAMPUS - AFTERNOON
Suasana kampus ramai, lelaki itu sedang bersenda gurau bersama teman-temannya.
LELAKI II
Gue bingung deh ini tugas gak ada abis nya,kemarin presentasi.. Sekarang udah ada ulangan aja
LELAKI
Yaa namanya juga kuliah, tugas nya gak kayak sekolah dulu..lebih berat gitu deh,apalagi presentasi kemarin tuh..
(menunduk dan merenung)
LELAKI II
Ngomong-ngomong presentasi, tumben banget lo kemarin gagap gitu presentasiin nya?
LELAKI
Hhhhhhh.. Udahlah gausah dibahas lagi yang itu, kesel gue. 
CUT TO:
EXT. KAMPUS - AFTERNOON
Gadis sedang duduk pinggir taman sambil memainkan handphone
LELAKI
Yah sial deh pagi-pagi udah ketemu nih cewek
(mimik wajah kesal)
GADIS
Halo mas pinter.. hahaha. jangan lupa belajar ya nanti kita ulangan haha
(tertawa dengan nada meledek)
LELAKI II
Caaelaa.. Siapa tuh? Pagi2 udah di semangatin sama cewek aja..

DISSOLVE TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Suasana kelas saat ujian. Lelaki itu duduk di barisan paling depan, serius dengan lembar soal nya. Sedangkan si gadis duduk dikursi belakang, sesekali ia membuka handphone nya dan melihat jawaban dari internet.
INT. KAMPUS - AFTERNOON
Selesai ujian, lelaki itu membuka kembali catatannya dan ternyata jawaban yang ia tulis berbeda dengan catatannya.
LELAKI
(mimik wajah panik, menghela nafas panjang, pasrah)
Aaaaarrgh!! Kebalik lagi jawaban yang tadi gue tulis..aduhhh
Mendengar lelaki itu sedang meluapkan emosi nya didepan kelas, gadis itu tertawa pelan
GADIS
Mangkanya.. Jangan kebanyakan belajar, lupa deh tuhhh hahaha
LELAKI
( menoleh, dan bergegas meninggalkan tempat itu )
GADIS
Hei..gue belum selesai ngomong!!! Tunggu dulu
LELAKI
Apa lagi? Mau ngeledekin gue lagi? Mau teriak-teriak bilang gue cowok pinter lagi?
GADIS
Ih kok lo sotau banget sih..
Lelaki itu duduk di kursi paling depan dan meletakan tas nya di lantai
LELAKI
Terus?.. Mau ngapain sih? 
GADIS
Gue cuma mau minta maaf.. Gue ga ada maksud buat ngeledekin lo terus, dan gue juga ga bermaksud manggil lo “cowok pinter” yang bersifat ngejek kok.. Lo kan emang pinter, gak kaya gue otak pas-pasan gini
LELAKI
     (terdiam)
Heh ngomong apaa deh lo..toh lo juga selalu dapet nilai lebih dari gue. Gue belajar juga kadang gak sepenuhnya bener kok.
GADIS
Hmm..gini deh,mending kita belajar bareng aja, biar enak gitu daripada kayak ginikan..
Suasana hening, mereka saling berpandangan
GADIS (CONT’D)
Kok diem?? gimanaa?? Mau gak?
LELAKI
Boleh deh.. Ayok kita belajar bareng aja, besok ada quiz juga nih 
DISSOLVE TO:
INT. KELAS - EVENING
Mereka terlihat sedang belajar bersama, lelaki itupun sesekali mengajari si gadis dengan sabar, gadis itu sulit untuk memahami materi,namun si lelaki mencoba mengajarkan gadis dengan perlahan dan sabar. merekapun menjadi sahabat.
FADE OUT.


Written by

SYAHRIMA

Kamis, 10 September 2015

Merangkul Dunia Bersama Mahasiswa Cerdas Berbudi Luhur

Sekedar mengingat bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman budaya, suku, ras, juga agama. Tidak dipungkiri juga Indonesia merupakan salah satu negara yang menjunjung tinggi nilai dan norma yang bermacam-macam. Keanekaragaman inilah yang membuat Indonesia harus memiliki budi pekerti yang dapat diwariskan kepada para generasi  penerus bangsa agar senantiasa mempunyai tata krama yang benar juga baik dalam menjalani kehidupan ini.
  Beberapa manusia masih ada yang beranggapan bahwa semua keinginan yang mereka inginkan adalah sebuah keperluan yang harus didapatkan, namun apakah Anda menyadari jika Tuhan Yang Maha Esa telah mencukupkan diri kita dengan sangat sempurna?  Manusia diciptakan dengan berbagai kepandaian dalam segala hal yang dilengkapi dengan keahlian sikap berbudi luhur yang telah diajarkan oleh kedua orang tua semenjak manusia tersebut dilahirkan ke dunia.
  Perlu kita sadari, keberadaan di tengah berbagai macam jenis sifat dan sikap manusia harus mempunyai rasa toleransi yang tinggi dalam menghargai sebuah perbedaan, menghormati satu sama lain dan juga tidak lupa untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah kita miliki sekarang ini. Bahkan ketika kita mampu bersyukur, kita mampu merasakan suatu keberkahan hidup yang telah di titipkan oleh-Nya.
  Misalnya, ketika kita mendapatkan sebuah kebahagiaan lalu dapat membagi kebahagiaan itu kepada orang-orang di sekeliling, itu akan membuat mereka merasakan kebagiaan yang kita rasakan, juga ketika kita mengalami suatu kesulitan dan orang lain membantu kita, secara tidak langsung orang tersebut sudah mengingatkan kita bagaimana cara nya untuk saling peduli kepada sesama. Cara itulah yang dapat membuat kita menjadi pribadi yang cerdas berbudi luhur juga akan membuat kita bermanfaat bagi orang dan lingkungan di sekitar kita.

Mahasiswa Berbudi Luhur
  Tanpa disadari semakin besar ilmu yang kita miliki, semakin besar pula rintangan yang akan kita hadapi. Di lihat dari sudut pandang mahasiswa, tak sedikit tindakan dan kelakuan yang telah dilakukan tanpa kesadaran dengan keadaan sekitar. Memiliki kesadaran yang kuat dengan keadaan sekitar adalah sebuah sikap yang harus dilakukan dengan sebuah keikhlasan. Sebagai mahasiswa, hendaknya memiliki kemampuan yang cerdas berbudi luhur, rela memikirkan dan memahami dengan hati ikhlas dan terbuka untuk semua keadaan yang terjadi di sekitar kita.
  Mahasiswa yang cerdas berbudi luhur adalah mahasiswa yang memiliki pemikiran positif untuk dapat bermanfaat bagi lingkungannya, mereka mampu menjadi sebuah panutan untuk beberapa kerabat nya agar dapat ikut serta menjadi seseorang yang mempunyai sikap jujur, tanggung jawab, sabar dan selalu mensyukuri. Perlu kita pahami bahwa cerdas berbudi luhur tak melulu membicarakan tentang rasa rendah hati yang dikhususkan untuk diri sendiri, namun juga harus ditanamkan kepada diri sendiri dan orang sekitar. Melalui sebuah kerjasama dalam melakukan kegiatan dengan orang lain, dengan tujuan untuk mencapai sebuah tujuan juga mampu dilakukan untuk menjadi seorang mahasiswa yang berbudi luhur.

Kini, Mahasiswa Adalah “Gambaran” Bangsa
  Di era globalisasi ini tak dipungkiri lagi bahwa banyak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada, bersamaan dengan ini nilai tata krama juga harus dibawa dimanapun mahasiswa berada, dimanapun ia berada jika dirinya memiliki nilai tata krama yang baik, maka ia akan dihargai oleh lingkungan sekitarnya. Sebagaimana kalimat yang dituturkan oleh Prof. Dr. Quraish Shihab, “Orang yang berkeperibadian tentu akan mengenal sifat dan nama-namanya sehingga ia menampilkan sifat-sifat baik dan berbudi luhur.”
  Kini, mahasiswa adalah “gambaran” bangsa, bagaimana tidak? Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Dan sebagai mahasiswa dapat dikatakan sebagai gambaran bangsa di masa depan, dengan berbekal akal cerdas juga sikap yang berbudi luhur, mahasiswa akan membuat sebuah perubahan yang berguna bagi bangsa. Cinta kasih yang telah dimiliki akan membuat kehidupan sederhana menjadi sebuah berkah yang luar biasa.

Kebahagiaan Terbesar Adalah Berkah Rasa Syukur
  Sebuah rasa sabar mensyukuri yang dimiliki oleh manusia adalah salah satu kunci mendapatkan sebuah kebahagiaan. Menurut Kahlil Gibran dalam sebuah puisi yang pernah ditulisnya, “Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan.” ini menjelaskan bahwa sesungguhnya setiap manusia sudah diberikan sebuah kebahagiaan, tergantung orang tersebut mampu mensyukuri sebuah kebahagiaan itu seperti apa.
  Berbagai sikap yang dimiliki oleh seorang mahasiswa yang cerdas berbudi luhur adalah bagaimana ia mampu bersyukur dengan segala berkah yang ia dapatkan, sifat pribadi yang dapat memposisikan sama antara dirinya dengan orang lain, merasa tidak pintar, baik, dan mahir di segala bidang dan juga dapat menghargai orang lain dengan tulus adalah cara bagaimana kita mampu bersyukur dengan apa yang telah diraih selama ini.

Tanggung Jawab Meraih Mimpi
  Sebagai mahasiswa yang memiliki kecerdasan yang begitu penuh dengan ilmu pengetahuan, alangkah lebih baiknya untuk selalu mempunyai sikap bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan, seperti yang diketahui bahwa setiap perbuatan akan diminta pertanggung jawabannya. Tanggung jawab merupakan kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
  Tanggung jawab sangat diperlukan untuk seorang mahasiswa dalam meraih sebuah mimpi yang dicita-cita kan, sebuah tanggung jawab juga berarti sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Sebuah contoh kecil sikap bertanggung jawab dapat dilihat dari sebuah usaha sungguh-sungguh yang dilakukan oleh mahasiswa ketika sedang mengerjakan tugasnya, mahasiswa yang bertanggung jawab akan menyelesaikan tugas nya hingga selesai dengan kesabaran dan kejujuran. Untuk itulah seorang mahasiswa harus melakukan segala kegiatan dengan sikap yang bertanggung jawab.

Toleransi Memenuhi Kompetensi
  Mengingat sangat berpengaruhnya sebuah kompetensi dalam ruang lingkup mahasiswa, juga tidak diragukan lagi bila seorang mahasiswa yang cerdas berbudi luhur seharusnya mampu memahami dan memiliki sikap toleransi. Semua mahasiswa pada dasar nya sudah memiliki kompetensi dalam dirinya, tentunya jika kompetensi itu dapat diasah dengan baik akan menghasilkan hal yang baik pula.
  Toleransi merupakan suatu sikap seseorang menerima pihak lain dan menghargai perbedaan atau tindakan orang lain. Toleransi dalam melakukan segala tugas yang dilakukan oleh mahasiswa cerdas berbudi luhur juga sangat bermanfaat untuk setiap pekerjaan yang dilakukannnya. Salah satu contohnya yaitu ketika seorang mahasiswa mampu menghargai sebuah pendapat yang diberikan oleh temannya ketika mengerjakan sebuah tugas bersama, sikap toleransi ini mampu membuat tugas yang dirasakan berat menjadi ringan jika dilakukan dengan ikhlas, dan pada akhirnya sebuah berkah pula yang dapat dirasakan ketika tugas itu selesai dengan cara toleransi yang baik.

Sopan Santun Berbudi Luhur
  Berada diantara berbagai jenis pemikiran manusia yang berbeda membuat para mahasiswa diharuskan mampu menjunjung tinggi sikap santun dalam berbicara dan berlaku sopan kepada semua orang. Menurut Syarah Sahani, salah satu mahasiswi Universitas Budi Luhur, “Mahasiswa yang baik itu bukan hanya mahasiswa yang pintar secara akademis nya saja, melainkan kepintaran nya itu harus diimbangi dengan sikap sopan santun, tata krama, dan juga agama kita.”
  Sebuah sikap dan tutur kata yang dilakukan oleh seorang mahasiswa adalah cerminan diri nya sendiri, jika mahasiswa pada era globalisasi ini mampu menjadikan sopan santun menjadi sebuah “ciri” dalam hidup nya, maka mahasiswa tersebut akan menjadi seseorang yang tergolong memiliki sifat berbudi luhur.

Merangkul Dunia Bersama Mahasiswa Cerdas Berbudi Luhur
  Banyak cara yang mampu dilakukan oleh mahasiswa agar mereka dapat memberikan perubahan untuk lingkungan sekelilinganya dan juga untuk dunia. Pada dasarnya mahasiswa dijadikan menjadi seseorang yang setingkat lebih “Maha” diantara pelajar-pelajar lainnya, mengapa dikatakan seperti itu? Karena mahasiswa adalah sebuah tingkatan pelajar yang memiliki cara pandangan yang telah berbeda dengan siswa sekolah, mahasiswa juga dikatakan sebagai siswa yang sudah mampu memikul peranan yang lebih besar dari siswa sekolah. Mahasiswa Indonesia dirasa mampu merangkul dunia dengan sifat dan sikap cerdas berbudi luhur yang harus mereka miliki. Berikut beberapa caranya:
  1. Berani peduli dengan keadaan sekitar
  Belajar dari setangkai tanaman putri malu, ketika ia angin berhembus putri malu tanpa sadar menutup bagian daun nya, dan ketika ada yang memegang nya ia secara otomatis juga akan menutup bagian daun nya pula. Sama seperti manusia, ketika ia dihadapkan dengan situasi apapun, alangkah lebih baiknya jika mereka dapat langsung bergerak untuk peduli dengan hal tersebut.
2. Tidak malu untuk bertanya
  Menjadi seorang mahasiswa tentunya perlu memiliki wawasan yang luas, untuk itu jangan pernah malu untuk bertanya, pada dasarnya seorang yang sukses adalah orang yang memiliki segudang pertanyaan, dan seorang yang kreatif adalah mereka yang mampu memecahkan segudang tanda tanya tersebut. Mahasiswa cerdas berbudi luhur juga harus cerdas dalam segala pertanyaan yang diutarakan, dan memiliki pemikiran kritis untuk memecahkan sebuah pertanyaan.
3. Menanamkan budi pekerti yang baik bagi generasi penerus
  Tak hanya diri sendiri yang harus memiliki budi pekerti yang baik, namun generasi selanjutnya pun juga harus ditanamkan rasa peduli dengan sesama, tidak egois yang hanya memikirkan diri sendiri, dan selalu berperilaku baik yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitarnya. Mahasiswa cerdas berbudi luhur yang mampu merangkul dunia adalah seorang mahasiswa yang selalu berbagi hal-hal positif kepada dunia sekitarnya.

Waktunya Merangkul Dunia Bersama Mahasiswa Cerdas Berbudi Luhur
  Uraian sederhana di atas mungkin terbilang masih kurang dari kata “sempurna” dalam memaparkan segala hal yang berkaitan dengan aksi berbudi luhur. Namun, langkah kecil itu dirasa mampu membuat para pembaca dan khususnya mahasiswa lain menjadi terdorong untuk selalu berusaha memberikan sikap positif yang mereka miliki.


  Kini, waktunya mahasiswa bergerak untuk merangkul dunia dengan segala aksi positif yang mereka miliki, dengan hal tersebut mereka akan merasakan sebuah berkah dari sikap-sikap positif yang dilakukannya. Mari kita jaga sikap cerdas berbudi luhur yang merupakan langkah besar untuk merangkul dunia menjadi lebih baik lagi. Agar mahasiswa cerdas berbudi luhur mampu menjadi penerus bangsa yang membanggakan Indonesia.

Kamis, 13 Agustus 2015

Lomba Call For Paper "METAMORFOSA"


Call For Paper : Pariwisata, Budaya dan Identitas Bangsa
Sub Tema
Pariwisata, Budaya, dan Identitas Bangsa, ditentukan sub tema berikut :
– Ekonomi Pariwisata
– Pariwisata dan Agama
– Komunikasi dan Pariwisata
– Pariwisata dan Teknologi
– Industri Kreatif Pariwisata
– Pariwisata dan Kebijakan Pemerintah
– Pariwisata dan Masyarakat Ekonomi ASEAN
Syarat dan ketentuan Call For Paper
Peserta merupakan mahasiswa aktif jenjang S1 dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Bersedia memenuhi ketentuan yang telah ditentukan panitia. (individual/tim maksimal 3 orang).
Kriteria Paper yang Diterima
  1. Paper harus sesuai dengan tema atau subtema. dan merupakan karya orisinil yang belum pernah dipublikasikan atau sedang dalam pertimbangan untuk dipublikasikan di tempat lain.
  2. Paper menggunakan bahasa akademik atau paper ilmiah.
  3. Pada bab analisis dan implikasi kebijakan sepatutnya lebih banyak pembahasannya dibandingkan bab pendukung seperti literature review dan metode riset.
  4. Gaya penulisan termasuk judul juga menunjukkan bahwa paper menawarkan solusi dan bukan hanya berupa penerapan dari suatu teori.
  5. Pengiriman abstraksi pada tanggal 22 Juni- 31 Juli 2015 ,dikirimkan melalui e-mail: cfp@commdaysbudiluhur.com dan tidak dipungut biaya.
Ketentuan Penulisan Abstraksi
  1. Abstraksi Max 500 kata, format Ms. Word (*.doc), Paper Size A4, Font Times New Roman, Size 12pt, Line Spacing Single, Abstraksi dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
  2. Minimal memiliki ruang lingkup pembahasan, Latar belakang, dan Identifikasi masalah
  3. Abstraksi terpilih akan diumumkan pada tanggal 5 Agustus 2015, dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya dengan mengirimkan full paper.
Ketentuan Penulisan Full Paper
  1. Peserta terpilih selanjutnya dapat mengirimkan full paper dalam bentuk soft copy dengan ketentuan: minimal 10 halaman, format Ms.Word (*.doc), Paper Size A4, Font Times New Roman, Size 12pt, Line Spacing 1,5 after 6 pt (format terlampir).
  2. Pengiriman full paper dapat dilakukan mulai tanggal 7 Agustus – 5 Oktober 2015 melalui email : cfp@commdaysbudiluhur.com, dan dipresentasikan pada tanggal 19 Oktober 2015 mendatang.
  3. Bagi peserta yang telah dinyatakan lolos abstraksi dikenakan biaya Pendaftaran Rp. 250.000,-/ orang / tim (Dalam kota dan Luar Kota) termasuk Prosiding, Sertifikat, Seminar Nasional dan Seminar Kit. (Panitia menyediakan penginapan dengan biaya Rp. 425.000,-/orang untuk dua hari bagi peserta yang ingin menginap di Jakarta, termasuk biaya konsumsi 6 kali, dan transportasi)
  4. Pembayaran dapat dilakukan mulai tanggal 7 Agustus – 5 Oktober 2015 melalui: * Transfer: Bank Mandiri, No. Rekening: 900-00-1788203-7 atas nama Gian Tiararoswati, bukti transfer dikirim ke: cfp@commdaysbudiluhur.com, atau dapat langsung dibayarkan di: * Sekretariat BEM Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur, Student Centre lantai 1, Kampus Budi Luhur Jl. Raya Ciledug, Petukangan Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Info Lebih Lanjut
Contact Person CFP:
– Sdr. Alfed – 085781430195
– Sdr. Nikko – 087876988767
Sekretariat: Student Centre, Lt. 1, Kampus Universitas Budi Luhur – Jakarta Jl. Ciledug Raya, Petukangan Utara, Jakarta Selatan 12260
Twitter : @CommDays
Facebook : http://www.facebook.com/commdays.ubl
Instagram : commdaysubl
Website : http://www.kmikubl.com
Hadiah:
Juara 1: Rp. 2.000.000,-
Juara 2: Rp. 1.500.000,-
Juara 3: Rp. 1.000.000,-           

Jumat, 31 Juli 2015

Seribu Burung Kertas

Tak terasa genap sudah seribu kertas warna-warni yang telah ku bentuk menjadi seribu burung yang kelak akan mengepakan sayapnya dan berterbangan membawa berjuta mimpi dalam angan. Aku cukup terkesan dengan mereka yang tak pernah lelah mendampingi ku ketika jemari ini melekuk-lekukan kertas warna-warni itu, terutama kamu.

Dengan sabar ku lekuk satu per satu kertas persegi itu, dengan sangat lembut ku jadikan secarik kertas itu menjadi seekor burung pelangi, bahkan jemari ini tak kuasa berhenti untuk sekedar beristirahat dalam lelahnya. Sayang, seribu burung kertas ini ku persembahkan untukmu.

Malam makin larut saat mata ku semakin tersudut dalam lamun panjang bersama beberapa burung yang telah ku selesaikan, ku panjatkan doa sejenak di satu persatu burung yang ku simpan di sebuah kotak abu, bukan doa untukmu,maaf. Namun doa untuk kita.

Denting gerimis mulai menemani malam ku, secangkir susu coklat pun menjadi saksi, kali ini bukan secangkir kopi yang biasa kau cicipi, maaf. Aku tak menyukai kopi seperti mu, aku juga bukan penikmat ampas kopi yang kau seruput diakhir kenikmatan sebuah kopi sepertimu.

Seribu burung kertas ini kian lama kian bertambah, ku hitung satu per satu burung kertas yang ada di dalam kotak yang ku simpan rapi di lemari hijau ku. Oh sayang, ketahuilah didalam lekukan burung kertas ini tersimpan banyak doa kecil yang ku goreskan melalui tinta biru ku.

Semoga seribu burung kertas ini mampu mewakili berbagai doa dan harapan yang ku gantungkan tinggi diangkasa untuk ayah dan ibu ku, untuk keluarga ku, untuk sahabatku, untuk hidupku, dan untuk hidupmu, juga hidup kita.

Salam seribu angan,
Aku yang mengagumi mu.

Minggu, 28 Juni 2015

Rintih abu di antara kabut kelabu

Kau tahu kini semua membisu
Membelenggu pada sebuah kain biru
Mungkin biru kini tak mampu lagi merayu
Atau sekedar menggebu diantara kelabu?

Wahai angin kau mampu membawa semua asa
Menembus dan membelah angkasa
Namun kini abu semakin menghilangkan rasa
Tanpa kata kau tak lagi membawa ku berdansa

Hingar- bingar ini seakan mengajak ku berlari
Menyelinap dalam kabut yang kau cari-cari
Ah, semua hanya membawa perih
Dalam sunyi ini aku merintih

*Sy.r

Senin, 04 Mei 2015

Berkata Tanpa Bicara

Mungkin kebanyakan orang masih belum terlalu tahu tentang "Screenwriter", baik dalam teknik penulisan nya ataupun tentang profesi itu sendiri, dan kebanyakan orang masih sering bertanya-tanya "Apa sih untung nya dari menulis?".

Well.. Menulis itu memang gampang, namun gak semua orang bisa menuangkan apa yang ada di pemikirannya lewat sebuah tulisan. Dan gue akuin semua orang juga pasti bisa nulis, yang jadi pertanyaan.. "Apakah tulisan lo itu bisa berguna buat sekeliling lo?"



Nah.. kali ini gue mau sedikit berbagi tentang beberapa pekerjaan yang berhubungan dengan "Menulis"

Writer. Alias Penulis. tentu sudah banyak masyarakat awam yang mengetahui soal pekerjaan ini. ya.. tugasnya adalah penulis. biasanya dia adalah penulis individual yang bekerja sendiri dan tidak bekerja dalam tim serta berhubungan langsung dengan klien yang menyewa jasanya (penerbitan, Production House, stasiun TV atau agency).
Istilahnya juga banyak ada Screenwriter (penulis skenario TV/film), Scriptwriter (Penulis skenario TV/Film/Teater), Copywriter (Sebutan untuk penulis naskah Radio, Iklan, atau text)
(Btw, ini salah satu pekerjaan gue yang berasal dari "Hobi" lho.. ya terlepas dari pekerjaan,Hobi yang tersalurkan itu adalah pekerjaan yang paling nyaman untuk gue..)

Co-Writer. Alias asisten penulis. orang ini biasanya bergabung pada sebuah tim penulis yang di kepalai oleh seorang Head-Writer.

Head-Writer. Biasanya dia mengepalai sebuah tim penulis dan bertanggungjawab penuh atas hasil tulisan tim tersebut. orang ini biasanya berhubungan langsung dengan klien yang menyewa jasanya dan timnya.

Ghost-Writer. Bukan Hantu penulis yaaaa.. tapi ini adalah penulis bayangan. Kenapa seperti itu? Ya karena orang ini di sewa keterampilan menulisnya, dengan perjanjian bahwa nama si penulis ini tidak di publikasikan atau si penulis tidak berhak mengakui karya itu sebagai karyanya.
Kalau mau contoh mudah, tahun ini sempat ramai diberitakan soal seorang penulis yang mengaku karyanya di bajak oleh seorang penulis/wartawan sebuah media ternama. Sebenarnya diperjanjian awal, penulis ini sudah setuju menjadi ghost-writer. tapi belakangan.. karena permintaan ibunya, berubah pikiran deh ..

Editor/Script-Editor. Orang ini bukanlah penulis. tapi dia adalah editor dari sebuah karya yang sudah di buat oleh penulis. Fungsi Editor ini adalah untuk membaca, menelaah, dan memastikan bahwa karya dari si penulis ini memang layak untuk di produksi / di cetak dan pastinya di lempar ke pasaran..

Ngomong-ngomong tentang editor, editor ini bukan tugas yang gampang. Dan gue-pun kadang "angkat tangan" kalau beberapa teman gue minta tolong ke gue untuk jadi Script-Editor. Tugas dari editor ini tidaklah mudah. Dia tidak hanya sekedar membaca, Tapi kemudian dia juga harus bisa mendeteksi masalah, lalu memberikan solusi konkrit atas masalah tersebut.


"When I was really young I didn't know that there was such a thing as a screenwriter. I wrote stories." -John Sayles-

Kutipan kalimat itu yang belakangan ini sering gue baca, untuk gue sendiri menulis udah jadi bagian dari hidup gue (lebay nih tapi seriusan), terlepas dariitu semua, gue emang cinta pake banget sama semua yang berbau "tulisan". Gue mulai nulis itu semenjak gue masih pakai seragam putih merah, gue udah mulai nulis-nulis cerita kecil dan pada "Zaman"nya itu di publish di majalah B*O*BO. Berlanjut ke Putih Biru, gue dipilih menjadi ketua ekstrakurikuler jurnalistik, gue akuin disini kemampuan gue untuk menulis makin di asah lagi. Hingga akhirnya saat gue jadi siswi Putih Abu-abu, gue dipercayai menjadi seorang Screenwriter untuk ekstrakurikuler sinematografi, (INI AWAL MULA MINDSET GUE KEBUKA UNTUK MAKIN MAKIN MAKIN MAKIN CINTA SAMA DUNIA MENULIS) aduh apa sih gue...


"Write every day, line by line, page by page, hour by hour. Do this despite fear. For above all else, beyond imagination and skill, what the world asks of you is courage, courage to risk rejection, ridicule and failure. As you follow the quest for stories told with meaning and beauty, study thoughtfully but write boldly. Then, like the hero of the fable, your dance will dazzle the world." -Robert McKee


Kamis, 19 Maret 2015

[ Contoh Script Short Movie ]

FADE IN:
EXT. KAMPUS - MORNING
Seorang lelaki terlihat sedang berjalan menuju gerbang kampus, dengan setumpuk buku yang di genggam nya ia jalan terlihat sedikit tergesa-gesa
LELAKI
( sambil melihat jam tangan )
Aduh kesiangan deh nih gue, aaaa kelar deh nih udah telat banget
CUT TO:
Di waktu yang bersamaan terlihat seorang gadis yang sedang asyik dengan handphone nya, berjalan pelan seakan tak memperdulikan sekitarnya. langkah demi langkah ia telusuri dengan santai, hingga tiba-tiba seorang lelaki menabrak nya hingga buku yang di pegang lelaki tersebut jatuh berantakan
GADIS
Gimana sih jalannya?!!! Gak ngeliat gue ya sampedi tabrak kaya gini ih!
LELAKI
( merapikan buku )
Maaf maaf gue gak sengaja.. Gue buru-buru soalnya, maaf ya
Lelaki itu pergi meninggalkan si gadis, gadis yang di tabrak si lelaki pun tetap merasa kesal, dan akhirnya melanjutkan langkahnya ke kelas
DISSOLVE TO:
INT. KELAS - MORNING
Tiba dikelas, beberapa mahasiswa sudah menempati kursi yang sudah di sediakan, maklum hari ini adalah hari pertama memulai semester baru di perkuliahan. lelaki tersebut dengan gagah nya berjalan dan menempati kursi paling depan, tidak lama setelah itu si gadis yang di tabrak oleh lelaki di koridor tadipun juga memasuki kelas yang sama. Dengan wajah heran lelaki itupun memperhatikan gerak-gerik sang gadis.
GADIS
Eh... kampus seluas ini dan gue masih ketemu lo lagi??? ngapain lo disini? ngikutin gue?
LELAKI
Gue duluan kali ya yang disini, gak ada guna nya juga gue ngikutin lo

CUT TO:
INT. KELAS - MORNING
Proses belajar mengajar pun berlangsung dengan tenang, hari pertama menjadi mahasiswa mungkin menjadikan kelas ini teduh dan hening. hingga akhirnya jam pelajaran habis dan mahasiswa segera meninggalkan kelas.
CUT TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Di sudut kelas itu terlihat seorang lelaki sedang serius memandangi layar laptop yang ada di depan nya, kelas itu terlihat sangat sunyi.. Hingga akhir nya terdengar suara tawa yang makin lama terdengar lebih dekat
GADIS
Eh.. Masih ada orang ya.. Kelas udah selesai gini masih aja sok sibuk ngerjain tugas,beda ya anak pinter sih gitu..
GADIS II
Hus!! Kalo ngomong jangan gitu, tadi kan emang dapet tugas presentasi buat minggu depan
CUT TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Lelaki itu tetap fokus dengan tugasnya, sebenarnya ia mendengar percakapan antara gadis itu namun ia tetap tidak menggubrisnya. Kelas sunyi itu kini mulai tak nyaman, suara tawa canda beberapa gadis itu membuat risih si lelaki,hingga akhirnya si lelaki itupun memilih untuk meninggalkan kelas.
LELAKI
        Permisi..
(sambil sedikit membungkukan tubuhnya ketika melewati beberapa gadis itu )
GADIS
Jalanan luas kali mas, ga sopan banget ngelewewatin orang lagi ngobrol
LELAKI
( menoleh sinis )
GADIS
Dasar gak sopan, katanya pinter tapi gak ada sopan santun nya
LELAKI
Maaf ya mba, gue tadi udah bilang “permisi”, mungkin lo nya aja kali yang gak denger
( sambil melihat si gadis dengan tampang sinis )
CUT TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Gadis itu terlihat sangat kesal setelah mendengar ucapan yang terlontar dari mulut si lelaki, di waktu yang sama si lelaki itupun pergi meninggalkan kelas dan juga beberapa gadis yang ada di kelas tadi
LELAKI
Salah apa gue sama tuh cewek.. Setiap ketemu bikingue kesel mulu, ada aja salah gue kayaknya.Argh
DISSOLVE TO:
EXT. KAMPUS - AFTERNOON
Terlihat suasana kampus, mulai dari mahasiswa yang sedang berjalan di koridor, keadaan dilapangan,hingga canda tawa yang terdengar sesekali dari kantin
LELAKI II
Woi.. Sendirian mulu lu, sekalinya ada yang nemenin malah di temenin buku hahaha
Sapa seorang teman si lelaki di tengah-tengah langkah kaki nya

LELAKI
Hahaha rese lo.. Nanti juga ada yang nemenin... nanti kapan-kapan...
LELAKI II
Jangan lupa kita ada tugas presentasi nih, yang kelompok ituloh.. Gue sama lo bukan si?
LELAKI
Ohh.. Iya iya inget kok, iya lo sama gue sama anak-anak lain juga lumayan banyak sih ada 6 orang gitu
LELAKI II
Sip deh.. Kabarin gue aja ya, gue duluan nih mau ada kelas lagi
LELAKI
Okee gampang deh yaaa
DISSOLVE TO:
INT. RUMAH - AFTERNOON
Besok pagi adalah jadwal untuk presentasi. Terlihat si lelaki itu sedang membaca buku di kamarnya, dan sesekali mencatat hal-hal yang menurutnya penting di buku itu. Disisi lain, sang gadis angkuh itu sedang bersantai di kamar nya dengan handphone di tangan nya dan secangkir teh hangat yang menemani.
CUT TO:
INT. RUMAH - EVENING
Camera Pan Left. Lelaki itu sedang belajar bahan presentasi untuk besok.
INT. RUMAH - EVENING
Di tempat yang berbeda, si gadis hanya membaca materi sekilas untuk presentasi.
DISSOLVE TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Presentasi berlangsung, si lelaki itu merasa tidak maksimal mempresentasikan materi nya, karena ada beberapa materi yang mendadak tak diingatolehnya. Sedangkan si gadis yang dari kemarin tidak mempersiapkan apapun, merasa puas dengan apa yang sudah ia presentasikan.
GADIS
Halo mas jenius.. Kok bisa lupa gitu sih materinya? hahahaha 
( tertawa dingin )
LELAKI
(pergi meninggalkan gadis itu)
DISSOLVE TO:
EXT. KAMPUS - AFTERNOON
Suasana kampus ramai, lelaki itu sedang bersenda gurau bersama teman-temannya.
LELAKI II
Gue bingung deh ini tugas gak ada abis nya,kemarin presentasi.. Sekarang udah ada ulangan aja
LELAKI
Yaa namanya juga kuliah, tugas nya gak kayak sekolah dulu..lebih berat gitu deh,apalagi presentasi kemarin tuh..
(menunduk dan merenung)
LELAKI II
Ngomong-ngomong presentasi, tumben banget lo kemarin gagap gitu presentasiin nya?
LELAKI
Hhhhhhh.. Udahlah gausah dibahas lagi yang itu, kesel gue. 
CUT TO:
EXT. KAMPUS - AFTERNOON
Gadis sedang duduk pinggir taman sambil memainkan handphone
LELAKI
Yah sial deh pagi-pagi udah ketemu nih cewek
(mimik wajah kesal)
GADIS
Halo mas pinter.. hahaha. jangan lupa belajar ya nanti kita ulangan haha
(tertawa dengan nada meledek)
LELAKI II
Caaelaa.. Siapa tuh? Pagi2 udah di semangatin sama cewek aja..

DISSOLVE TO:
INT. KELAS - AFTERNOON
Suasana kelas saat ujian. Lelaki itu duduk di barisan paling depan, serius dengan lembar soal nya. Sedangkan si gadis duduk dikursi belakang, sesekali ia membuka handphone nya dan melihat jawaban dari internet.
INT. KAMPUS - AFTERNOON
Selesai ujian, lelaki itu membuka kembali catatannya dan ternyata jawaban yang ia tulis berbeda dengan catatannya.
LELAKI
(mimik wajah panik, menghela nafas panjang, pasrah)
Aaaaarrgh!! Kebalik lagi jawaban yang tadi gue tulis..aduhhh
Mendengar lelaki itu sedang meluapkan emosi nya didepan kelas, gadis itu tertawa pelan
GADIS
Mangkanya.. Jangan kebanyakan belajar, lupa deh tuhhh hahaha
LELAKI
( menoleh, dan bergegas meninggalkan tempat itu )
GADIS
Hei..gue belum selesai ngomong!!! Tunggu dulu
LELAKI
Apa lagi? Mau ngeledekin gue lagi? Mau teriak-teriak bilang gue cowok pinter lagi?
GADIS
Ih kok lo sotau banget sih..
Lelaki itu duduk di kursi paling depan dan meletakan tas nya di lantai
LELAKI
Terus?.. Mau ngapain sih? 
GADIS
Gue cuma mau minta maaf.. Gue ga ada maksud buat ngeledekin lo terus, dan gue juga ga bermaksud manggil lo “cowok pinter” yang bersifat ngejek kok.. Lo kan emang pinter, gak kaya gue otak pas-pasan gini
LELAKI
     (terdiam)
Heh ngomong apaa deh lo..toh lo juga selalu dapet nilai lebih dari gue. Gue belajar juga kadang gak sepenuhnya bener kok.
GADIS
Hmm..gini deh,mending kita belajar bareng aja, biar enak gitu daripada kayak ginikan..
Suasana hening, mereka saling berpandangan
GADIS (CONT’D)
Kok diem?? gimanaa?? Mau gak?
LELAKI
Boleh deh.. Ayok kita belajar bareng aja, besok ada quiz juga nih 
DISSOLVE TO:
INT. KELAS - EVENING
Mereka terlihat sedang belajar bersama, lelaki itupun sesekali mengajari si gadis dengan sabar, gadis itu sulit untuk memahami materi,namun si lelaki mencoba mengajarkan gadis dengan perlahan dan sabar. merekapun menjadi sahabat.
FADE OUT.


Written by

SYAHRIMA
Syahrima. Diberdayakan oleh Blogger.
 

My Online Diary Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea