Sabtu, 29 Juni 2013

I love you as always

Diposting oleh Unknown di 08.19 0 komentar
I love you as always...

Aku masih bahagia berada disini
Aku masih menikmati setiap detik keberadaanku disini
Aku masih menyukai semua tentang kamu saat aku berada disini
Aku masih mencintai semua hal menyangkut kamu saat aku bersama mu disini
Aku masih bisa merasakan indah nya senyuman mu saat aku berada  dekat mu disini
Aku masih mencoba bertahan untuk tetap bersama mu disini
Aku terlalu larut dalam senyuman mu setiap kali mata kita berbicara
Aku terbawa kedalam indah nya suaramu saat tanganmu menggenggam erat tanganku
Aku masih menyukai semua tentang kamu, tentang kita dan semua hal yang kita lewati bersama
Bersamamu aku merasa lebih hidup
Bersamamu aku merasakan hal yang belum pernah aku rasakan sebelumnya
Bersamamu aku merasa tidak butuh orang lain di hidupku
Bersamamu aku merasa hidupku warna-warni
Bersamamu aku merasa setiap detik waktu menjadi lebih berharga
Bersamamu aku merasa lebih kuat dari yang paling kuat sekalipun
Bersamamu aku bisa merasakan semua rasa yang tak pernah ku rasakan sebelumnya
Bersamamu aku mendapatkan sesuatu yang belum pernah ku dapatkan
Bersamamu aku menelusuri setiap titik tempat terindah di bumi ini yang belum pernah ku datangi
Bersamamu cahaya bintang menjadi lebih terang dari malam sebelumnya
Bersamamu suasana malam menjadi lebih menyenangkan
Aku mencintai mu
Mencintai setiap sisi dari kehidupanmu
Mencintai setiap tawa yang kau tunjukan padaku
Mencintai setiap sorot matamu yang menatapku dengan dalam
Mencintai sentuhan tanganmu saat kamu menyentuhku
Mencintai segala perhatian kecilmu yang sederhana namun berharga
Mencintai semua tingkah laku mu yang selalu terbitkan senyum untukku
Mencintai semua yang pernah kita lakukan bersama
Sungguh mencintaimu..
Mencintaimu bagai mendapatkan cahaya rembulan malam yang dikepung bintang
Mencintaimu bagai menerima kehangatan mentari pagi diantara kicauan burung merpati
Mencintaimu bagai ketenangan air laut yang mengalir ke muara akhir
Mencintaimu bagai kupu-kupu yang mengepakan sayapnya dengan indahnya
Mencintaimu bagai rintikan air hujan yang tak mungkin dapatku hitung
Mencintaimu bagai alunan nada indah di setiap bait lagu yang ku dengar
Stay here..
I love you
I love you yesterday
I love you today
I love you next day
I love you next week
I love you next year
I love you more than anything
I love you more than everthing
I love you more than you know

I love you as always.

Sabtu, 22 Juni 2013

"Kamu"

Diposting oleh Unknown di 21.02 0 komentar
Dan "kamu" adalah kamu

Aku mengenal mu dengan ketidaksengajaan. Entahlah mulai sejak kapan “kamu” sudah menempati ruang kosong dihati ini, menjadi bagian disetiap lamunan ku, bahkan sekedar menjadi bayangan semu setiap aku mencoba memikirkan suatu hal.
Aku mengenal mu dengan ketidaksengajaan. Dengan semua alasan yang belum ku ketahui hingga kini. Yang aku tahu bayang mu kini yang selalu hadir dalam mimpi indah malam ku.
Aku mengenal mu dengan ketidaksengajaan. Mencoba larut dalam senyuman mu, mencoba mengartikan setiap helaan nafas mu dan mencoba mengerti setiap canda tawa mu.
Kini...
Aku mulai mengerti tentang mu. Mengerti tentang arti kehadiran mu di dalam hidup ku yang menurut ku bukan hanya sekedar ketidaksengajaan.
Aku mulai mengerti tentang mu. Tentang segala definisi seyuman mu di depan ku, canda tawa mu yang selalu ku rindukan dan bahkan aku mengerti setiap helaan nafas mu.
Aku mulai mengerti tentang mu. Memahami sosok ajaib di depan ku, memahami segala sikap dan sifat aneh di depan ku dan mengetahui segala kelakuan misterius ini di depan ku, Dan itu “kamu”.
Aku tak pernah percaya akan kebetulan, hingga akhirnya aku bertemu dengan mu secara kebetulan. Yang aku tahu segala kebetulan itu sudah di gariskan Tuhan untuk semua umat-Nya, dan aku percaya itu.. Bahwa kehadiran mu bukan hanya sekedar kebetulan, melainkan takdir yang di bawa Tuhan untuk ku.  Melainkan sesuatu indah yang di kirimkan Tuhan di sisa kehidupan ku disini. Yaitu “kamu”.
Hai “kamu”.. Tersenyumlah untuk dunia mu, aku yakin senyuman mu selalu membuat orang lain menyukaimu, terlebih aku..
Aku selalu mereka-reka siapa sosok “kamu” yang selalu kutuliskan itu?
Siapa sosok beruntung yang menjadi inspirasi mu?
Aku membayangkan penggalan kalimat dalam setiap tulisan jujur mu, aku jatuh cinta karena itu..

Kini aku mengerti, semua yang ku sebut “kamu” adalah kamu yang mampu membuat jantung ini tetap berdetak hingga detik ini..

Rabu, 19 Juni 2013

You are my reason to stay alive.

Diposting oleh Unknown di 00.09 0 komentar
Semenjak hari itu, hati ini miliknya..

Terkadang tidak perlu banyak alasan untuk kita bisa merasakan bahagia nya hidup dengan cinta, dengan ratusan senyuman, ribuan tawa, dan milyaran rasa untuk memiliki bahkan dimiliki. Hingga akhirnya semua orang pasti membutuhkan cinta dalam hidupnya. 
Hari itu semua terasa berbeda.. Saat kamu hadir dikehidupanku yang singkat ini, memberikan jutaan alasan untuk ku tetap bertahan diantara beribu alasan yang membuatku untuk jatuh. Kamu hadir membawa alasan terindah untuk ku tetap menghirup udara "disini". dengan waktu yang tak lama lagi aku mencoba berdansa diantara bunga-bunga indah yang bermekaran karena kehadiranmu, bernyanyi diantara alunan lagu bahagia yang kamu bawa, bahkan bernafas dengan sisa-sisa rasa kebahagiaan ini yang tentunya kudapatkan darimu.. 
Aku pernah bermimpi dengan sekumpulan burung yang terbang diangkasa dengan bebasnya, menari diantara awan tanpa harus memikirkan sulitnya mereka untuk bernafas dan bertahan hidup diantara para pemburu, Mungkin mimpi itu kini dapat aku rasakan. mencoba tetap tersenyum walaupun banyak yang mengharuskan ku untuk menangis, mencoba kuat saat disudutkan dengan sesuatu yang membuatku lemah, dan kekuatan itu berasal darimu.. Diantara bintang aku bernyanyi dengan alunan nada indah darimu, mencoba mengharagai hidupku yang tak lama ini, mencoba tersenyum dengan sisa kekuatan yang ada, dan yang ku tahu kekuatan itu berasal dari Tuhanku, Keluargaku, dan Kamu..
Saat jantung ini berdegup begitu cepat, dan saat denyut nadi ini lebih kencang dari sebelumnya, bahkan saat tanganku atau sekujur tubuhku sudah tidak kuat untuk bertahan, Kamu datang dan meyakinkanku untuk tetap bertahan. mencoba tersenyum walau keadaanku tak mengharuskanku untuk tersenyum, apa itu arti hadirmu selama ini? Bahkan hingga kini aku masih mencari jawaban dari arti kehadiranmu di hidupku yang singkat ini. 
Rasa ini sepertinya sudah tak terbendung lagi, rasa ingin memiliki walaupun aku menyadari bahwa diriku sudah tidak mampu memilikimu dengan waktu yang terbilang lama. Rasa ingin dimiliki olehmu yang seharusnya tidak perlu aku rasakan hal ini, karena aku tahu.. Tidak cukup waktuku untuk dimiliki olehmu.
Apapun itu, Kehadiranmu menjadi hal teristimewa yang ku dapatkan disisa hidupku yang singkat ini, Aku Mencintaimu!

Rabu, 03 April 2013

Love doesn't need a lot of reasons

Diposting oleh Unknown di 05.59 0 komentar

Entah apa lagi yang harus ku katakan..
Entah apa lagi yang harus ku ungkapkan..
Entah apa lagi yang dapat ku tulis di setiap lembaran buku ku..
Entah apa lagi yang dapat menggambarkan dia didalam kehidupanku..
Semua seperti hidup.. semua seperti nyata..
Aku mengerti semua ini bukan lagi sekedar angan dan semu, ini nyata..
Nyata aku menyukainya..
Nyata aku melihatnya..
Nyata aku merindukannya..
Nyata aku mendambakannya..
Nyata aku merasakan hal yang berbeda saat bersamanya..
Nyata aku merasakan perasaan tak biasa saat dengannya...
Nyata dan aku menyadari semua ini bukan mimpi, Aku mencintainya..
Tak ada lagi kelabu disetiap hari ku..
Tak ada lagi abu-abu di setiap anganku..
Semenjak dia hadir di setiap hela nafas ku, aku merasa semua ini begitu indah..
Hari demi hari ku lalui bersamanya, bersama senyumnya.. candanya.. tawanya..
Hari demi hari ku habiskan bersamanya, bersama untuk merajut  dan mewujudkan sebuah mimpi..
Berasamanya ku rasakan lagi hal yang dulu hampir hilang dikehidupanku..
Bersamanya aku tak takut lagi untuk bermimpi, memulai semua cerita baru bersama dirinya..
Berdua untuk hari ini, esok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan.. bahkan selamanya.
Karena bersamanya, aku merasakan indahnya jatuh cinta.. indahnya memiliki dan dimiliki..
Menari di tengah beribu bunga dan ditemani beratus-ratus ekor kupu-kupu..
Kini aku mengerti, kehadiran dirinya dalam hidupku sangat teramat sangat membuat hari kelabu ku berubah menjadi sebuah pelangi dengan tujuh warna..
Bahkan beratus-ratus warna atau mungkin beribu-ribu warna..  
Dan kelak suatu saat nanti akan ada miliyaran warna indah didalam kehidupanku bersama,  Dia..

Senin, 25 Maret 2013

When love was speechless..

Diposting oleh Unknown di 22.26 0 komentar

Pagi sendu, mendung.. bagai awan tak ingin menunjukan dirinya pada matahari, memperlambat langkah Rafsya, seorang mahasiswi di salah satu universitas terkemuka di kota Jakarta, gadis yang sedang merantau dan jauh dari keluarganya ini sangat berambisi menjadi seorang penulis. Walaupun kedua orang tua nya tidak pernah mendukung mimpi gadis ini, namun itu semua tidak pernah menghentikan langkah kakinya untuk mencapai semua keinginannya. Pagi ini masih seperti biasa.. hanya secangkir kopi hangat dan suara burung yang menemani hari-hari Rafsya. Gadis ini dikenal sebagai gadis mandiri, saking mandiri nya.. ia kadang dijuluki “Gadis Anti Sosial”, tidak pernah aktif dalam organisasi apapun dan seorang gadis yang susah berbaur dengan lingkungan sekitarnya, seorang gadis yang tidak bisa cepat memposisikan dirinya dalam lingkungannya sebagai mahasiswi. Namun Rafsya dikenal sebagai mahasiswi terbaik tahun ini.. pantas saja Rafsya dikenal sebagai mahasiswa yang pandai, IPK ia tahun ini menjadi sorotan para mahasiswa lainnya, mendapatkan 3.99 adalah salah satu mimpi para mahasiswa lainnya dan Rafsa lah yang berhasil mendapatkan itu..
“Hei.. Kamu Rafsya ya?”.. seketika terdengar alunan suara dari lorong kelas sebelah, Rafsya yang dikenal gadis jutek itu tidak menanggapi suara tersebut, ia tetap fokus dengan novelnya dan setumpuk buku yang digenggamnya.. “Hei.. Halo.. Kamu Rafsya, kan?” lagi-lagi suara itu terdengar, bahkan sekarang suara itu lebih jelas ditelinga Rafysa. “Hmm.. Hai.. iya aku Rafsya, maaf kamu siapa ya?” Ucap Rafsya dengan suara sinis sambil kembali fokus ke buku yang sedang dibacanya. “Aku.. Aku Bara. Salam kenal ya..”. ternyata suara yang menyapa Rafsya berasal dasri suara Bara, siapa yang tidak kenal Bara.. asisten dosen yang satu ini dikenal sebagai mahasiswa yang berkarisma, paras wajahnya yang manis selalu membuat para mahasiswi lainnya tergila-gilan padanya.. “oh.. iya sama-sama”. Kata Rafsya tanpa menoleh ke arah Bara.. “selamat juga deh IPK kamu paling tinggi tahun ini.” Kata Bara sambil mengulurkan tangannya ke tangan Rafsya. Tanpa basa-basi Rafsya mendekatkan kedua tangannya tanpa menjabat tangan Bara “Terimakasih banyak ya..” dengan tergesa-gesa Rafsya pergi meninggalkan Bara. Rafsya juga dikenal sebagai mahasiswi yang sangat taat dengan agama. Oleh karena itu Rafsya tidak menoleh dan melihat kehadapan Bara dan Rafsya juga tidak menjabat tangan Bara.
Siang hari nya di kantin, Bara yang diam-diam sering memperhatikan Rafsya mencoba menghampiri Rafsya yang sedang asyik dengan semangkuk bakso yang dimakannya.. sadar sedang diperhatikan oleh seseorang akhirnya Rafsya bergegas perfgi dari kantin. Bara merasa sangat bingung dengan tingkah laku Rafsya, satu hal yang Bara tidak tahu dari Rafsya adalah Rafsya tidak pernah mau dekat dengan lelaki selain dengan keluarganya. Bara tetap mengikuti jejak langkah Rafsya yang sedang menyusuri lorong demi lorong koridor kampus.. kecantikan hati Rafsya lah yang telah berhasil memikat hati Bara. Jangan bertanya tentang paras cantiknya, kesantunan akhlaknya, dan ibadahnya. Namun dengan kecantikan hati Rafsya lah Bara menjadi jatuh hati padanya. Satu demi satu semua kelakuan Rafsya selalu diperhatikan oleh Bara, hampir setiap pagi Bara meletakan setangkai mawar putih di loker tempat Rafsya menaruh barang-barangnya. Tanpa di kertahui Rafsya tentunya..
“Terus kejar mimpimu, sang penulis berhati malaikat. Dari aku yang mengagumimu”.. potongan kata yang ditemukan dalam lilitan setangkai mawar putih pagi ini yang dibaca oleh Rafysa. Rafsya memang sangat menyukai mawar putih, karena mawar putih dapat melambangkan kesucian, banyak tanda tanya yang terlontar dalam pikiran Rafsya.. “bunga dari siapa ya? Kenapa setiap pagi selalu ada mawar putih dengan kata-kata puitis seperti ini?”. Dari kejauhan Bara tersenyum manis melihat Rafsya yang sedang menghirup harum bunga mawar putih darinya. Bara selalu menyempatkan diri setiap paginya untuk membeli mawar putih dan diberikannya pada Rafsya. Namun Rafsya tidak pernah mengetahui tentang itu dan Bara pun tidak mau Rafsa tahu bahwa dirinyalah yang memberikan mawar putih setiap pagi di loker Rafsya.
Hari berganti hari, detak jam pun selalu berputar seiring berjalannya waktu, Rafsya tetap fokus dengan dunia menulisnya dan Bara juga tetap fokus dengan serentetan praktikum kedokterannya. Maklum saja, memasuki semester akhir kedua mahasiswa ini sibuk dengan skripsi yang mereka kerjakan. Namun itu semua tidak menghentikan kebiasaan Bara yang selalu meletakan mawar putih di loker Rafsya.. “siapapun yang memberikan ini, aku mau bilang terimakasih.. pasti orang yang memberikan ini hatinya secu sesuci mawar putih ini..” kata Rafsya sambil mengcium dan menghirup aroma mawar putih itu..
Hari berikutnya.. sengaja Rafsya melangkahkan kakinya lebih pagi dari biasanya, sengaja ia ingin mencari tahu tentang siapakah orang yang meletakan mawar putih di lokernya. Pukul 06.00 Rafsya sudah berada di kampus, tidak seperti biasanya.. Rafsya yang biasanya datang ke kampus saat mata kuliah berlangsung kini berada pagi-pagi buta hanya untuk menyelidiki seorang pengagum rahasianya yang selalu memberikan mawar putih, di waktu yang bersamaan Bara hari itu tidak meletakan mawar putih di loker tempat biasanya ia memberikan aroma indah mawar putih untuk Rafsya, gadis pujaannya.. Bara hari itu tidak datang ke kampus dikarenakan sedang sibuk menyelesaikan skripsi akhirnya...
Hampir sejam Rafsya duduk di pojok bangku taman dengan memasang wajah harap-harap cemas. Matanya mengelilingi seluk beluk lorong-lorong kampus dengan berharapan dapat mengetahui siapa orang yang selalu meletakan mawar putih beserta puisi-puisi indah di loker nya.. waktu terus berjalan.. tanpa dirasa sudah dua jam ia duduk ditempat yang sama, dengan pandangan yang sama, dan posisi duduk yang sesekali berpindah tempat, namun sayang.. orang yang ia tunggu-tunggu tak kunjung datang, ia merasa sedikit kecewa karena tidak dapat mencari informasi tentang pengagum rahasianya.. dan ia pun memutuskan untuk beranjak dari bangku taman itu dengan seribu tanda tanya didalam hatinya.. “Ergggghhh.. kenapa gak keliatan sih orang itu? Tambah penasaran aja nihhhh!!!!!!”........
Seminggu berlalu, tanpa ada mawar putih dan sepucuk puisi di lokernya. Hati Rafsya makin bertanya-tanya dan ribuan tanda tanya mulai menghampiri malam-malam gadis ini. Entah dimana Bara saat itu, saat dimana Rafsya benar-benar menyimpan banyak tanya tentang si pengagum rahasianya. Dalam doa selalu ada potongan kalimat yang rutin diucapkan disela-sela doa nya.. “Ya Allah.. siapapun orang itu, pertemukan ku dengan dia. Andai aku bisa mengetahui siapa orang itu..” Rafsya memang gadis yang tidak pernah akrab dengan dunia cinta. Hari-hari nya dihabiskan dengan bertumpuk-tumpuk buku dan berlembar-lembar kertas mata kuliahnya. Dan memang Rafsya mempunyai tekad. “Sebelum toga sudah aku kenakan, aku tidak akan mau tahu apa itu cinta”..
Malam hari nya, saat Rafsya sedang teliti menyelesaikan tugas mata kuliah nya tiba-tiba ada suara yang memanggil ia dari arah depan rumahnya.. “Rafsya.. Rafsyaaaa...” seketika suara itu menghentikan goresan pena yang sedang dipegang oleh Rafsya, namun Rafsya tidak memperdulikan nya. dan dengan serius ia tetap pada pekerjaannya yang bertumpuk itu.. sampai akhirnya, Ibu Rafsya mengetuk pintu kamar Rafsya. “Sya.. ada tamu tuh. Nyariin kamu tuh dia”. Dengan langkah yang tetap ditemani oleh buku Rafsya pun bergegas membuka pintu kamar, “siapa,Bu? Malam-malam gini bertamu gak sopan banget sih..”. dengan sinis omongan itu terlontar dari bibir tipis Rafsya. “Hei.. apa kabar?..” suara itu.. suara yang selalu menggangu di telinga Rafsya, Bara.. ternyata Bara yang malam-malam berkunjung ke rumah Rafsya. “ngapain kamu kesini? Gak pernah di ajarin tata krama bertamu ya? Ini sudah malam..” ketus Rafsya. Mendengar itu Bara langsung merasakan miris. Entah apa yang dipikirkan oleh Rafsya, niat baik Bara ternyata disambut dengan kesinisan..
“Aduh.. omongan aku salah gak ya tadi itu, jadi ngerasa gak enak sama dia. Erghh.. biarin deh. Abisnya dia nyebelin..” celetuk Rafsya sambil menutup pintu kamarnya dan mematikan lampu disamping tempat tidurnya. Ditempat yang berlainan Bara pulang dengan membawa sebuah penyesalan. “Ampun deh.. dari sekian banyak cewek yang pernah gw deketin baru kali ini ada cewek yang galaknya ngelebihin macan. Gimana mau deket.. denger suara gw aja dia udah males”.. ucap Bara sambil mengacak-acak rambut..
Hari berganti hari.. kedekatan mereka yang awalnya selalu tidak akur lama kelamaan mulai membaik, hingga akhirnya Bara memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya yang selama ini sudah dipendam, bagai seekor kupu-kupu yang hinggap di bunga, seperti itulah yang dirasakan Bara sekarang. Gadis cantik yang selama ini ia puja dan ia banggakan ternyata juga diam-diam menyimpan perasaan yang sama. Hingga singkat cerita akhirnya Rafsya menerima Bara untuk menjadi kekasihnya...

♥

Diposting oleh Unknown di 22.16 0 komentar
Pagi kelabu itu kini hilang, langit abu-abu bahkan sendu kini lenyap seiring berjalannya waktu.. bagai taman yang ditumbuhi bunga-bunga dan kini aku berdiri ditengah-tengah kerumunan bunga-bunga indah yang merekah, bernyanyi dan menari. Kini aku merasakannya lagi, kini aku mendapatkannya lagi, sesuatu yang dulu hilang dari kehidupanku kini hadir kembali. Kau datang hadirkan sejuta angan untukku, datang dalam kehidupanku dan menjadi bagian dari sepenggal kisahku. Bukan karena aku mengerti apa artinya ini, justru selalu ada tanda tanya besar setiap kali aku melihatmu, melihat senyummu, bahkan selalu ada tanda tanya besar ketika senyum itu hadir dalam hatiku. Masih sama seperti detik ini, tanda tanya besar itu selalu hadir dan entah akan enyah sampai kapan.. mungkin sampai saat nya nanti aku akan bisa menjawab semua tanda tanya besar ini, mengartikan setiap tetes air mata bahagia ini, mendefinisikan setiap ketenangan dihati ini saat memelukmu, dan mungkin hingga saatnya tiba nanti aku dapat menjelaskan apa arti dari ini semua..
Hari kehari.. waktu ke waktu, ku temukan lagi perasaan aneh ini, perasaan takut.. bukan takut dalam artian lain, melainkan takut untuk jauh darimu, takut pada satu waktu yang nantinya mungkin akan memisahkan antara aku dan kamu, takut.. takut suatu saat nanti senyum itu akan hilang dari pandanganku... Aku masih mencari dan mencari jawaban dari tanda tanya besar itu. Hari berganti hari, makin banyak dan lebih banyak tanda tanya besar itu menghantui setiap malamku.. apa ini yang namanya “mencintai”? apa ini yang namanya “dicintai”? apa ini yang namanya “memiliki”? dan apa ini rasanya “dimiliki”? ataukah mungkin ini semua bertanda aku mulai mencintaimu? Menikmati detik demi detik saat bersamamu, larut dalam canda dan tawamu seakan tak ingin melepasmu..
Iya. Dulu kelabu. Iya. Dulu abu-abu. Iya. Dulu hampa. Namun “Tidak” untuk detik ini, semenjak aku mengenalmu, aku merasakan hal aneh ini.. mengenalmu dengan singkat, kembali larut dalam canda dan tawamu dengan singkat.. namun mencintamu tak akan pernah sesingkat pertemuan kita. Tak perlu waktu lama untuk mengenalmu, menjadi bagian dari senyumanmu.. dan kini tak perlu waktu lama untuk mencintaimu. Tidak butuh dari ratusan, jutaan bahkan miliyaran kata untuk menggambarkan “kamu” didalam kata demi kata kalimat atau bait yang kutulis..
Once thouht, ‘i think i’ll live forever alone”.. But once i know u, thought it was gone. And because with u, i’m not afraid to dream.. Ngg.. i know.. myb just&only u make me feel so “loving” with u.. This heart has been locked for a longtime, never was able to unlock it. Unless “you”

Kamis, 07 Maret 2013

Fish.

Diposting oleh Unknown di 06.29 0 komentar
Suka prihatin kalau ngeliat ikan merah disebalah kiri blog gw ini. Hahaha.. udah kecil.. sendirian.. hmm.. like me sekali ya.. ada arti tersendiri sebenernya kenapa gw Cuma pelihara 1 ekor ikan tapi alesan itu rahasia perusahaan. Hmm.. ya gitu deh, belajar hidup dari ikan merah gw itu ya. Walaupun sendiri tapi dia masih bisa hidup, nggak pernah dikasih makan, nggak pernah punya temen, nggak pernah ngerasain seneng sama temen-temennya tapi dia masih bisa hidup, masih bisa berenang bebas tanpa mikirin apa kendala hidupnya yang bener-bener diposisikan untuk menyendiri. Walaupun capek muter-muter nggak jelas dan sendirian pula, tapi ikan merah itu masih semangat buat nerusin hidupnya yang emang sendirian. Dan kelak suatu saat nanti mungkin ada ikan lain yang mau temenin dia supaya nggak sendirian lagi (walaupun nggak tau kapan datengnya)

Sabtu, 29 Juni 2013

I love you as always

I love you as always...

Aku masih bahagia berada disini
Aku masih menikmati setiap detik keberadaanku disini
Aku masih menyukai semua tentang kamu saat aku berada disini
Aku masih mencintai semua hal menyangkut kamu saat aku bersama mu disini
Aku masih bisa merasakan indah nya senyuman mu saat aku berada  dekat mu disini
Aku masih mencoba bertahan untuk tetap bersama mu disini
Aku terlalu larut dalam senyuman mu setiap kali mata kita berbicara
Aku terbawa kedalam indah nya suaramu saat tanganmu menggenggam erat tanganku
Aku masih menyukai semua tentang kamu, tentang kita dan semua hal yang kita lewati bersama
Bersamamu aku merasa lebih hidup
Bersamamu aku merasakan hal yang belum pernah aku rasakan sebelumnya
Bersamamu aku merasa tidak butuh orang lain di hidupku
Bersamamu aku merasa hidupku warna-warni
Bersamamu aku merasa setiap detik waktu menjadi lebih berharga
Bersamamu aku merasa lebih kuat dari yang paling kuat sekalipun
Bersamamu aku bisa merasakan semua rasa yang tak pernah ku rasakan sebelumnya
Bersamamu aku mendapatkan sesuatu yang belum pernah ku dapatkan
Bersamamu aku menelusuri setiap titik tempat terindah di bumi ini yang belum pernah ku datangi
Bersamamu cahaya bintang menjadi lebih terang dari malam sebelumnya
Bersamamu suasana malam menjadi lebih menyenangkan
Aku mencintai mu
Mencintai setiap sisi dari kehidupanmu
Mencintai setiap tawa yang kau tunjukan padaku
Mencintai setiap sorot matamu yang menatapku dengan dalam
Mencintai sentuhan tanganmu saat kamu menyentuhku
Mencintai segala perhatian kecilmu yang sederhana namun berharga
Mencintai semua tingkah laku mu yang selalu terbitkan senyum untukku
Mencintai semua yang pernah kita lakukan bersama
Sungguh mencintaimu..
Mencintaimu bagai mendapatkan cahaya rembulan malam yang dikepung bintang
Mencintaimu bagai menerima kehangatan mentari pagi diantara kicauan burung merpati
Mencintaimu bagai ketenangan air laut yang mengalir ke muara akhir
Mencintaimu bagai kupu-kupu yang mengepakan sayapnya dengan indahnya
Mencintaimu bagai rintikan air hujan yang tak mungkin dapatku hitung
Mencintaimu bagai alunan nada indah di setiap bait lagu yang ku dengar
Stay here..
I love you
I love you yesterday
I love you today
I love you next day
I love you next week
I love you next year
I love you more than anything
I love you more than everthing
I love you more than you know

I love you as always.

Sabtu, 22 Juni 2013

"Kamu"

Dan "kamu" adalah kamu

Aku mengenal mu dengan ketidaksengajaan. Entahlah mulai sejak kapan “kamu” sudah menempati ruang kosong dihati ini, menjadi bagian disetiap lamunan ku, bahkan sekedar menjadi bayangan semu setiap aku mencoba memikirkan suatu hal.
Aku mengenal mu dengan ketidaksengajaan. Dengan semua alasan yang belum ku ketahui hingga kini. Yang aku tahu bayang mu kini yang selalu hadir dalam mimpi indah malam ku.
Aku mengenal mu dengan ketidaksengajaan. Mencoba larut dalam senyuman mu, mencoba mengartikan setiap helaan nafas mu dan mencoba mengerti setiap canda tawa mu.
Kini...
Aku mulai mengerti tentang mu. Mengerti tentang arti kehadiran mu di dalam hidup ku yang menurut ku bukan hanya sekedar ketidaksengajaan.
Aku mulai mengerti tentang mu. Tentang segala definisi seyuman mu di depan ku, canda tawa mu yang selalu ku rindukan dan bahkan aku mengerti setiap helaan nafas mu.
Aku mulai mengerti tentang mu. Memahami sosok ajaib di depan ku, memahami segala sikap dan sifat aneh di depan ku dan mengetahui segala kelakuan misterius ini di depan ku, Dan itu “kamu”.
Aku tak pernah percaya akan kebetulan, hingga akhirnya aku bertemu dengan mu secara kebetulan. Yang aku tahu segala kebetulan itu sudah di gariskan Tuhan untuk semua umat-Nya, dan aku percaya itu.. Bahwa kehadiran mu bukan hanya sekedar kebetulan, melainkan takdir yang di bawa Tuhan untuk ku.  Melainkan sesuatu indah yang di kirimkan Tuhan di sisa kehidupan ku disini. Yaitu “kamu”.
Hai “kamu”.. Tersenyumlah untuk dunia mu, aku yakin senyuman mu selalu membuat orang lain menyukaimu, terlebih aku..
Aku selalu mereka-reka siapa sosok “kamu” yang selalu kutuliskan itu?
Siapa sosok beruntung yang menjadi inspirasi mu?
Aku membayangkan penggalan kalimat dalam setiap tulisan jujur mu, aku jatuh cinta karena itu..

Kini aku mengerti, semua yang ku sebut “kamu” adalah kamu yang mampu membuat jantung ini tetap berdetak hingga detik ini..

Rabu, 19 Juni 2013

You are my reason to stay alive.

Semenjak hari itu, hati ini miliknya..

Terkadang tidak perlu banyak alasan untuk kita bisa merasakan bahagia nya hidup dengan cinta, dengan ratusan senyuman, ribuan tawa, dan milyaran rasa untuk memiliki bahkan dimiliki. Hingga akhirnya semua orang pasti membutuhkan cinta dalam hidupnya. 
Hari itu semua terasa berbeda.. Saat kamu hadir dikehidupanku yang singkat ini, memberikan jutaan alasan untuk ku tetap bertahan diantara beribu alasan yang membuatku untuk jatuh. Kamu hadir membawa alasan terindah untuk ku tetap menghirup udara "disini". dengan waktu yang tak lama lagi aku mencoba berdansa diantara bunga-bunga indah yang bermekaran karena kehadiranmu, bernyanyi diantara alunan lagu bahagia yang kamu bawa, bahkan bernafas dengan sisa-sisa rasa kebahagiaan ini yang tentunya kudapatkan darimu.. 
Aku pernah bermimpi dengan sekumpulan burung yang terbang diangkasa dengan bebasnya, menari diantara awan tanpa harus memikirkan sulitnya mereka untuk bernafas dan bertahan hidup diantara para pemburu, Mungkin mimpi itu kini dapat aku rasakan. mencoba tetap tersenyum walaupun banyak yang mengharuskan ku untuk menangis, mencoba kuat saat disudutkan dengan sesuatu yang membuatku lemah, dan kekuatan itu berasal darimu.. Diantara bintang aku bernyanyi dengan alunan nada indah darimu, mencoba mengharagai hidupku yang tak lama ini, mencoba tersenyum dengan sisa kekuatan yang ada, dan yang ku tahu kekuatan itu berasal dari Tuhanku, Keluargaku, dan Kamu..
Saat jantung ini berdegup begitu cepat, dan saat denyut nadi ini lebih kencang dari sebelumnya, bahkan saat tanganku atau sekujur tubuhku sudah tidak kuat untuk bertahan, Kamu datang dan meyakinkanku untuk tetap bertahan. mencoba tersenyum walau keadaanku tak mengharuskanku untuk tersenyum, apa itu arti hadirmu selama ini? Bahkan hingga kini aku masih mencari jawaban dari arti kehadiranmu di hidupku yang singkat ini. 
Rasa ini sepertinya sudah tak terbendung lagi, rasa ingin memiliki walaupun aku menyadari bahwa diriku sudah tidak mampu memilikimu dengan waktu yang terbilang lama. Rasa ingin dimiliki olehmu yang seharusnya tidak perlu aku rasakan hal ini, karena aku tahu.. Tidak cukup waktuku untuk dimiliki olehmu.
Apapun itu, Kehadiranmu menjadi hal teristimewa yang ku dapatkan disisa hidupku yang singkat ini, Aku Mencintaimu!

Rabu, 03 April 2013

Love doesn't need a lot of reasons


Entah apa lagi yang harus ku katakan..
Entah apa lagi yang harus ku ungkapkan..
Entah apa lagi yang dapat ku tulis di setiap lembaran buku ku..
Entah apa lagi yang dapat menggambarkan dia didalam kehidupanku..
Semua seperti hidup.. semua seperti nyata..
Aku mengerti semua ini bukan lagi sekedar angan dan semu, ini nyata..
Nyata aku menyukainya..
Nyata aku melihatnya..
Nyata aku merindukannya..
Nyata aku mendambakannya..
Nyata aku merasakan hal yang berbeda saat bersamanya..
Nyata aku merasakan perasaan tak biasa saat dengannya...
Nyata dan aku menyadari semua ini bukan mimpi, Aku mencintainya..
Tak ada lagi kelabu disetiap hari ku..
Tak ada lagi abu-abu di setiap anganku..
Semenjak dia hadir di setiap hela nafas ku, aku merasa semua ini begitu indah..
Hari demi hari ku lalui bersamanya, bersama senyumnya.. candanya.. tawanya..
Hari demi hari ku habiskan bersamanya, bersama untuk merajut  dan mewujudkan sebuah mimpi..
Berasamanya ku rasakan lagi hal yang dulu hampir hilang dikehidupanku..
Bersamanya aku tak takut lagi untuk bermimpi, memulai semua cerita baru bersama dirinya..
Berdua untuk hari ini, esok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan.. bahkan selamanya.
Karena bersamanya, aku merasakan indahnya jatuh cinta.. indahnya memiliki dan dimiliki..
Menari di tengah beribu bunga dan ditemani beratus-ratus ekor kupu-kupu..
Kini aku mengerti, kehadiran dirinya dalam hidupku sangat teramat sangat membuat hari kelabu ku berubah menjadi sebuah pelangi dengan tujuh warna..
Bahkan beratus-ratus warna atau mungkin beribu-ribu warna..  
Dan kelak suatu saat nanti akan ada miliyaran warna indah didalam kehidupanku bersama,  Dia..

Senin, 25 Maret 2013

When love was speechless..


Pagi sendu, mendung.. bagai awan tak ingin menunjukan dirinya pada matahari, memperlambat langkah Rafsya, seorang mahasiswi di salah satu universitas terkemuka di kota Jakarta, gadis yang sedang merantau dan jauh dari keluarganya ini sangat berambisi menjadi seorang penulis. Walaupun kedua orang tua nya tidak pernah mendukung mimpi gadis ini, namun itu semua tidak pernah menghentikan langkah kakinya untuk mencapai semua keinginannya. Pagi ini masih seperti biasa.. hanya secangkir kopi hangat dan suara burung yang menemani hari-hari Rafsya. Gadis ini dikenal sebagai gadis mandiri, saking mandiri nya.. ia kadang dijuluki “Gadis Anti Sosial”, tidak pernah aktif dalam organisasi apapun dan seorang gadis yang susah berbaur dengan lingkungan sekitarnya, seorang gadis yang tidak bisa cepat memposisikan dirinya dalam lingkungannya sebagai mahasiswi. Namun Rafsya dikenal sebagai mahasiswi terbaik tahun ini.. pantas saja Rafsya dikenal sebagai mahasiswa yang pandai, IPK ia tahun ini menjadi sorotan para mahasiswa lainnya, mendapatkan 3.99 adalah salah satu mimpi para mahasiswa lainnya dan Rafsa lah yang berhasil mendapatkan itu..
“Hei.. Kamu Rafsya ya?”.. seketika terdengar alunan suara dari lorong kelas sebelah, Rafsya yang dikenal gadis jutek itu tidak menanggapi suara tersebut, ia tetap fokus dengan novelnya dan setumpuk buku yang digenggamnya.. “Hei.. Halo.. Kamu Rafsya, kan?” lagi-lagi suara itu terdengar, bahkan sekarang suara itu lebih jelas ditelinga Rafysa. “Hmm.. Hai.. iya aku Rafsya, maaf kamu siapa ya?” Ucap Rafsya dengan suara sinis sambil kembali fokus ke buku yang sedang dibacanya. “Aku.. Aku Bara. Salam kenal ya..”. ternyata suara yang menyapa Rafsya berasal dasri suara Bara, siapa yang tidak kenal Bara.. asisten dosen yang satu ini dikenal sebagai mahasiswa yang berkarisma, paras wajahnya yang manis selalu membuat para mahasiswi lainnya tergila-gilan padanya.. “oh.. iya sama-sama”. Kata Rafsya tanpa menoleh ke arah Bara.. “selamat juga deh IPK kamu paling tinggi tahun ini.” Kata Bara sambil mengulurkan tangannya ke tangan Rafsya. Tanpa basa-basi Rafsya mendekatkan kedua tangannya tanpa menjabat tangan Bara “Terimakasih banyak ya..” dengan tergesa-gesa Rafsya pergi meninggalkan Bara. Rafsya juga dikenal sebagai mahasiswi yang sangat taat dengan agama. Oleh karena itu Rafsya tidak menoleh dan melihat kehadapan Bara dan Rafsya juga tidak menjabat tangan Bara.
Siang hari nya di kantin, Bara yang diam-diam sering memperhatikan Rafsya mencoba menghampiri Rafsya yang sedang asyik dengan semangkuk bakso yang dimakannya.. sadar sedang diperhatikan oleh seseorang akhirnya Rafsya bergegas perfgi dari kantin. Bara merasa sangat bingung dengan tingkah laku Rafsya, satu hal yang Bara tidak tahu dari Rafsya adalah Rafsya tidak pernah mau dekat dengan lelaki selain dengan keluarganya. Bara tetap mengikuti jejak langkah Rafsya yang sedang menyusuri lorong demi lorong koridor kampus.. kecantikan hati Rafsya lah yang telah berhasil memikat hati Bara. Jangan bertanya tentang paras cantiknya, kesantunan akhlaknya, dan ibadahnya. Namun dengan kecantikan hati Rafsya lah Bara menjadi jatuh hati padanya. Satu demi satu semua kelakuan Rafsya selalu diperhatikan oleh Bara, hampir setiap pagi Bara meletakan setangkai mawar putih di loker tempat Rafsya menaruh barang-barangnya. Tanpa di kertahui Rafsya tentunya..
“Terus kejar mimpimu, sang penulis berhati malaikat. Dari aku yang mengagumimu”.. potongan kata yang ditemukan dalam lilitan setangkai mawar putih pagi ini yang dibaca oleh Rafysa. Rafsya memang sangat menyukai mawar putih, karena mawar putih dapat melambangkan kesucian, banyak tanda tanya yang terlontar dalam pikiran Rafsya.. “bunga dari siapa ya? Kenapa setiap pagi selalu ada mawar putih dengan kata-kata puitis seperti ini?”. Dari kejauhan Bara tersenyum manis melihat Rafsya yang sedang menghirup harum bunga mawar putih darinya. Bara selalu menyempatkan diri setiap paginya untuk membeli mawar putih dan diberikannya pada Rafsya. Namun Rafsya tidak pernah mengetahui tentang itu dan Bara pun tidak mau Rafsa tahu bahwa dirinyalah yang memberikan mawar putih setiap pagi di loker Rafsya.
Hari berganti hari, detak jam pun selalu berputar seiring berjalannya waktu, Rafsya tetap fokus dengan dunia menulisnya dan Bara juga tetap fokus dengan serentetan praktikum kedokterannya. Maklum saja, memasuki semester akhir kedua mahasiswa ini sibuk dengan skripsi yang mereka kerjakan. Namun itu semua tidak menghentikan kebiasaan Bara yang selalu meletakan mawar putih di loker Rafsya.. “siapapun yang memberikan ini, aku mau bilang terimakasih.. pasti orang yang memberikan ini hatinya secu sesuci mawar putih ini..” kata Rafsya sambil mengcium dan menghirup aroma mawar putih itu..
Hari berikutnya.. sengaja Rafsya melangkahkan kakinya lebih pagi dari biasanya, sengaja ia ingin mencari tahu tentang siapakah orang yang meletakan mawar putih di lokernya. Pukul 06.00 Rafsya sudah berada di kampus, tidak seperti biasanya.. Rafsya yang biasanya datang ke kampus saat mata kuliah berlangsung kini berada pagi-pagi buta hanya untuk menyelidiki seorang pengagum rahasianya yang selalu memberikan mawar putih, di waktu yang bersamaan Bara hari itu tidak meletakan mawar putih di loker tempat biasanya ia memberikan aroma indah mawar putih untuk Rafsya, gadis pujaannya.. Bara hari itu tidak datang ke kampus dikarenakan sedang sibuk menyelesaikan skripsi akhirnya...
Hampir sejam Rafsya duduk di pojok bangku taman dengan memasang wajah harap-harap cemas. Matanya mengelilingi seluk beluk lorong-lorong kampus dengan berharapan dapat mengetahui siapa orang yang selalu meletakan mawar putih beserta puisi-puisi indah di loker nya.. waktu terus berjalan.. tanpa dirasa sudah dua jam ia duduk ditempat yang sama, dengan pandangan yang sama, dan posisi duduk yang sesekali berpindah tempat, namun sayang.. orang yang ia tunggu-tunggu tak kunjung datang, ia merasa sedikit kecewa karena tidak dapat mencari informasi tentang pengagum rahasianya.. dan ia pun memutuskan untuk beranjak dari bangku taman itu dengan seribu tanda tanya didalam hatinya.. “Ergggghhh.. kenapa gak keliatan sih orang itu? Tambah penasaran aja nihhhh!!!!!!”........
Seminggu berlalu, tanpa ada mawar putih dan sepucuk puisi di lokernya. Hati Rafsya makin bertanya-tanya dan ribuan tanda tanya mulai menghampiri malam-malam gadis ini. Entah dimana Bara saat itu, saat dimana Rafsya benar-benar menyimpan banyak tanya tentang si pengagum rahasianya. Dalam doa selalu ada potongan kalimat yang rutin diucapkan disela-sela doa nya.. “Ya Allah.. siapapun orang itu, pertemukan ku dengan dia. Andai aku bisa mengetahui siapa orang itu..” Rafsya memang gadis yang tidak pernah akrab dengan dunia cinta. Hari-hari nya dihabiskan dengan bertumpuk-tumpuk buku dan berlembar-lembar kertas mata kuliahnya. Dan memang Rafsya mempunyai tekad. “Sebelum toga sudah aku kenakan, aku tidak akan mau tahu apa itu cinta”..
Malam hari nya, saat Rafsya sedang teliti menyelesaikan tugas mata kuliah nya tiba-tiba ada suara yang memanggil ia dari arah depan rumahnya.. “Rafsya.. Rafsyaaaa...” seketika suara itu menghentikan goresan pena yang sedang dipegang oleh Rafsya, namun Rafsya tidak memperdulikan nya. dan dengan serius ia tetap pada pekerjaannya yang bertumpuk itu.. sampai akhirnya, Ibu Rafsya mengetuk pintu kamar Rafsya. “Sya.. ada tamu tuh. Nyariin kamu tuh dia”. Dengan langkah yang tetap ditemani oleh buku Rafsya pun bergegas membuka pintu kamar, “siapa,Bu? Malam-malam gini bertamu gak sopan banget sih..”. dengan sinis omongan itu terlontar dari bibir tipis Rafsya. “Hei.. apa kabar?..” suara itu.. suara yang selalu menggangu di telinga Rafsya, Bara.. ternyata Bara yang malam-malam berkunjung ke rumah Rafsya. “ngapain kamu kesini? Gak pernah di ajarin tata krama bertamu ya? Ini sudah malam..” ketus Rafsya. Mendengar itu Bara langsung merasakan miris. Entah apa yang dipikirkan oleh Rafsya, niat baik Bara ternyata disambut dengan kesinisan..
“Aduh.. omongan aku salah gak ya tadi itu, jadi ngerasa gak enak sama dia. Erghh.. biarin deh. Abisnya dia nyebelin..” celetuk Rafsya sambil menutup pintu kamarnya dan mematikan lampu disamping tempat tidurnya. Ditempat yang berlainan Bara pulang dengan membawa sebuah penyesalan. “Ampun deh.. dari sekian banyak cewek yang pernah gw deketin baru kali ini ada cewek yang galaknya ngelebihin macan. Gimana mau deket.. denger suara gw aja dia udah males”.. ucap Bara sambil mengacak-acak rambut..
Hari berganti hari.. kedekatan mereka yang awalnya selalu tidak akur lama kelamaan mulai membaik, hingga akhirnya Bara memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya yang selama ini sudah dipendam, bagai seekor kupu-kupu yang hinggap di bunga, seperti itulah yang dirasakan Bara sekarang. Gadis cantik yang selama ini ia puja dan ia banggakan ternyata juga diam-diam menyimpan perasaan yang sama. Hingga singkat cerita akhirnya Rafsya menerima Bara untuk menjadi kekasihnya...

♥

Pagi kelabu itu kini hilang, langit abu-abu bahkan sendu kini lenyap seiring berjalannya waktu.. bagai taman yang ditumbuhi bunga-bunga dan kini aku berdiri ditengah-tengah kerumunan bunga-bunga indah yang merekah, bernyanyi dan menari. Kini aku merasakannya lagi, kini aku mendapatkannya lagi, sesuatu yang dulu hilang dari kehidupanku kini hadir kembali. Kau datang hadirkan sejuta angan untukku, datang dalam kehidupanku dan menjadi bagian dari sepenggal kisahku. Bukan karena aku mengerti apa artinya ini, justru selalu ada tanda tanya besar setiap kali aku melihatmu, melihat senyummu, bahkan selalu ada tanda tanya besar ketika senyum itu hadir dalam hatiku. Masih sama seperti detik ini, tanda tanya besar itu selalu hadir dan entah akan enyah sampai kapan.. mungkin sampai saat nya nanti aku akan bisa menjawab semua tanda tanya besar ini, mengartikan setiap tetes air mata bahagia ini, mendefinisikan setiap ketenangan dihati ini saat memelukmu, dan mungkin hingga saatnya tiba nanti aku dapat menjelaskan apa arti dari ini semua..
Hari kehari.. waktu ke waktu, ku temukan lagi perasaan aneh ini, perasaan takut.. bukan takut dalam artian lain, melainkan takut untuk jauh darimu, takut pada satu waktu yang nantinya mungkin akan memisahkan antara aku dan kamu, takut.. takut suatu saat nanti senyum itu akan hilang dari pandanganku... Aku masih mencari dan mencari jawaban dari tanda tanya besar itu. Hari berganti hari, makin banyak dan lebih banyak tanda tanya besar itu menghantui setiap malamku.. apa ini yang namanya “mencintai”? apa ini yang namanya “dicintai”? apa ini yang namanya “memiliki”? dan apa ini rasanya “dimiliki”? ataukah mungkin ini semua bertanda aku mulai mencintaimu? Menikmati detik demi detik saat bersamamu, larut dalam canda dan tawamu seakan tak ingin melepasmu..
Iya. Dulu kelabu. Iya. Dulu abu-abu. Iya. Dulu hampa. Namun “Tidak” untuk detik ini, semenjak aku mengenalmu, aku merasakan hal aneh ini.. mengenalmu dengan singkat, kembali larut dalam canda dan tawamu dengan singkat.. namun mencintamu tak akan pernah sesingkat pertemuan kita. Tak perlu waktu lama untuk mengenalmu, menjadi bagian dari senyumanmu.. dan kini tak perlu waktu lama untuk mencintaimu. Tidak butuh dari ratusan, jutaan bahkan miliyaran kata untuk menggambarkan “kamu” didalam kata demi kata kalimat atau bait yang kutulis..
Once thouht, ‘i think i’ll live forever alone”.. But once i know u, thought it was gone. And because with u, i’m not afraid to dream.. Ngg.. i know.. myb just&only u make me feel so “loving” with u.. This heart has been locked for a longtime, never was able to unlock it. Unless “you”

Kamis, 07 Maret 2013

Fish.

Suka prihatin kalau ngeliat ikan merah disebalah kiri blog gw ini. Hahaha.. udah kecil.. sendirian.. hmm.. like me sekali ya.. ada arti tersendiri sebenernya kenapa gw Cuma pelihara 1 ekor ikan tapi alesan itu rahasia perusahaan. Hmm.. ya gitu deh, belajar hidup dari ikan merah gw itu ya. Walaupun sendiri tapi dia masih bisa hidup, nggak pernah dikasih makan, nggak pernah punya temen, nggak pernah ngerasain seneng sama temen-temennya tapi dia masih bisa hidup, masih bisa berenang bebas tanpa mikirin apa kendala hidupnya yang bener-bener diposisikan untuk menyendiri. Walaupun capek muter-muter nggak jelas dan sendirian pula, tapi ikan merah itu masih semangat buat nerusin hidupnya yang emang sendirian. Dan kelak suatu saat nanti mungkin ada ikan lain yang mau temenin dia supaya nggak sendirian lagi (walaupun nggak tau kapan datengnya)

Syahrima. Diberdayakan oleh Blogger.
 

My Online Diary Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea